Home Tazkiyah Fadhilah 5 Nasihat Berharga Untuk Imam Masjid di Bulan Ramadhan (Bagian 4)

5 Nasihat Berharga Untuk Imam Masjid di Bulan Ramadhan (Bagian 4)

965
0
Jamaah shalat fardhu (alriyadh)

Lanjutan dari 5 Nasihat Berharga Untuk Imam Masjid di Bulan Ramadhan (Bagian 3)

12. Upayakan agar kelompok-kelompok hafalan Al-Qur`an di masjid terus berlanjut di bulan yang agung ini dalam beberapa kesempatan yang berbeda.

Misalnya, untuk orang dewasa disediakan waktu setelah shalat subuh atau setelah ashar.

13. Jadikan hari raya lebih bermakna.

Caranya dengan mengumpulkan warga lingkungan di serambi masjid setelah pelaksanaan shalat Id, mereka bisa mengobrol dan mengenal satu sama lain. Kondisikan terbentuknya kesatuan hati dan keterikatan jiwa.

14. Ramadhan menjadi titik tolak komunikasi Anda sepanjang tahun, dengan orang-orang yang Anda lihat menunaikan shalat bersama Anda selama satu bulan ini.

Bulan Ramadhan telah menarik mereka satu langkah ke depan, langkah-langkah selanjutnya menjadi tugas Anda.

Tidak samar bagi orang seperti Anda, bahwa metode dakwah yang paling berhasil adalah interaksi yang berkesinambungan dan mendidik masyarakat secara berkesinambungan, tidak hanya sekedar melarang mereka. Melainkan himpun keduanya –nasihat dan larangan- dalam bingkai cinta, dengan dihias kesabaran.

Saya tidak melihat Anda –semoga Allah selalu menjernihkan wajah anda- kecuali selalu mengharapkan turunnya hidayah kepada orang-orang, dengan tidak lupa berdakwah kepada mereka. Jangan pernah bimbang dalam aktivitas ini, sebab teladan Anda adalah nabi dan rasul umat ini, Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam.

Keempat: Masjid merupakan titik tolak agama ini.

Hal pertama yang dilakukan Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam begitu tiba di kota Madinah adalah membangun masjid. Di tempat inilah orang bodoh mendapat pelajaran, orang yang lalai mendapat peringatan, orang yang malas mendapat nasihat, dan segala persoalan menemukan jalan keluarnya.

Kelima: Seorang muslim akan mentolerir kekurangan dan kelalaian saudaranya sesama muslim, kesempurnaan hanya milik Allah Ta’ala.

Yang saya inginkan dari buku ini hanyalah turut menanam saham dalam aktifitas kebaikan. Saya memohon kepada Allah semoga Dia menerimanya, dan mohon maaf kepada sidang pembaca bila menjumpai kesalahan dan kealpaan, karena yang demikian itu adalah sunnatullah yang berlaku pada makhluk-Nya.

Semoga Allah meninggikan derajat Anda, meningkatkan pahala Anda, dan membimbing Anda untuk turut menolong Islam dan kaum muslimin.

Semoga tulisan sederhana ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]

SHARE