Home Suplemen Resensi 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

3411
2
Sampul Buku 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula@tokobukuinspirasi

Banyak yang mendambakan menjadi pengusaha sukses.Dari para karyawan yang rela melepas pekerjaannya sampai pegawai sipil yang rela banting setir untuk terjun dalam dunia bisnis. Tak tanggung-tanggung, mereka rata-rata adalah kepala keluarga yang tersuntik motivasi semangat berbisnis untuk bisa hidup bahagia bersama keluarga.

Bayang-bayang indahnya menjadi pengusaha membuat siapa saja rela melepaskan pekerjaannya. Membayangkan tak akan berkutat dengan tekanan kerja, jam lembur yang bikin babak belur, libur yang terbatas dengan keluarga, waktu yang habis diperjalanan dengan ritme macet sepanjang jalan menempuh tempat kerja. Inilah yang menjadi dorongan bagi seseorang hingga akhirnya ingin bebas dengan beralih menjadi pengusaha.

Tanpa pikir panjang dengan semangat menggelora, dana terbatas dengan mengharap semua dagangan laku keras, namun tidak tahu bagaimana cara menjadi pengusaha sukses. Asal aksi tanpa ilmu, maka akan bertemu jalan buntu. Sebelum menjadi pengusaha, ada baiknya membaca buku “7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula” karya Dewa Eka Prayoga.

Buku ini membahas 7 kesalahan fatal pengusaha pemula; asal action, ikut-ikutan, gampang percaya, ingin cepat, banyak gaya, mudah hutang dan buta finansial. Buku ini ditulis berdasarkan fakta berdasarkan pengalaman dan pengamatan.

Belajar memang dari siapa saja. Tapi meminta pendapat harus dari orang yang berpengalaman. Orang yang hanya mengandalkan ilmu tapi minim pengalaman akan memberikan saran yang menyesatkan! Inilah tugas mentor. Anda perlu mentor. Karena mentor akan mengarahkan Anda sesuai pengalaman dan insting bisnis mereka. Syaratnya, mereka sudah pernah mengalami, bidang bisnisnya sama, dan terbukti berhasil. Jika salah satu dari ketiga syarat tadi ada yang tidak terpenuhi, berarti dia bukan mentor. (halaman 33)

“Innamal a’maalu binniyaat”, sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Kalau niatnya bagus, hasilnya pasti bagus. Kalau niatnya jelek, hasilnya pasti jelek.

Percaya atau tidak, berbisnis harus dibangun dengan pondasi hati yang kuat. Karena pondasi hati yang kuat akan mengantarkan kita menjadi pengusaha yang kuat. Dalam artian, kita berbisnis dengan penuh hasrat, alasan, dan tujuan yang kuat, tidak hanya ikut-ikutan saja, apalagi karena terpaksa. (halaman 42)

Kebanyakan orang melihat seseorang hanya pada kesuksesannya saja. Honda menjadi besar, Walt Disney mendunia, KFC hampir ada di seluruh dunia. Yang tidak diketahui orang adalah, Honda pernah bangkrut dua kali karena pabriknya dihancurkan perang, Walt Disney sempat mandi menumpang di stasiun, dan Colonel Sanders (pencipta resep KFC) sempat ditolak restoran ketika menawarkan resep ayamnya sampai lebih dari 1000 kali.

Jadi, yang harus benar-benar dipahami adalah, dalam dunia bisnis tidak ada yang namanya jalan pintas. Semuanya harus sesuai aturan, satu demi satu diselesaikan. Dari kecil menjadi besar, dan tidak ada yang namanya langsung sukses. (halaman 65)

Banyak pengusaha yang buta finansial sehingga hanya mengejar profit saja. Sedangkan cashflow tidak ada. Sehingga bisnis yang dijalankan akan mati. Keberhasilan suatu bisnis bukan ditentukan oleh omset yang banyak, profit yang banyak, jumlah karyawan yang banyak, atau bahkan jumlah outlet yang banyak. Keberhasilan suatu bisnis ditentukan oleh bagus tidaknya cashflow. (halaman 128)

Buku ini sangat direkomendasikan untuk para pengusaha atau siapa pun yang mau belajar berbisnis. Mulai dari jualan kecil-kecilan atau pun dalam partai besar. Banyak ilmu yang akan diperoleh dan juga pengalaman pahit yang sering dihadapi pengusaha pemula. Di akhir buku ini juga ada 5 tips agar bisnis tetap berjalan optimal. [Ernawati/Bersamadakwah] Editor: Pirman Bahagia

Detail Buku :

Judul : 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula

Penulis : Dewa Eka Prayoga

Penerbit : Delta Saputra

Cetakan : 5, Februari 2015

Tebal : 144 Halaman

ISBN : 978-602-99999-1-4

2 KOMENTAR

    • Terima kasih bu Elis komentarnya. Iya buku ini memang bagus sekali. pengalaman penulis dan pengamatan yang dilakukan memang banyak terjadi di lapangan.

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here