Beranda Ilmu Islam Hadits Anjuran Bersedekah Sebelum Ditolak Manusia (Bagian 2)

Anjuran Bersedekah Sebelum Ditolak Manusia (Bagian 2)

0
Ilustrasi (hdw)

Lanjutan dari Anjuran Bersedekah Sebelum Ditolak Manusia

4. Abu Ath-Thahir telah memberitahukan kepada kami, Ibnu Wahb telah memberitahukan kepada kami, dari Amr bin Al-Harits, dari Abu Yunus, dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, beliau bersabda,

Hari Kiamat tidak akan terjadi sampai harta menjadi banyak di antara kalian dan berlimpah, sehingga pemilik harta mencari orang yang bersedia menerima harta itu darinya sebagai sedekah, dan seseorang dipanggil untuk menerimanya namun dia berkata, Aku tidak membutuhkannya.

(HR. Muslim)

5. Washil bin Abdul Alaa, Abu Kuraib, dan Muhammad bin Yazid Ar-Rifai telah memberitahukan kepada kami -dan lafaz ini milik Washil-, mereka mengatakan, Muhammad bin Fudhail telah memberitahukan kepada kami, dari ayahnya, dari Abu Hazim, dari Abu Hurairah Radhiyallahu Anhu, ia menuturkan, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

Bumi akan memuntahkan simpanan kekayaannya seperti tiang-tiang dari emas dan perak. Lalu seorang pembunuh datang dan bertutur, Karena inilah aku membunuh.

Seorang pemutus tali silaturahim datang dan bertutur, Karena inilah aku memutuskan tali silaturahim (dengan kerabatku).

Seorang pencuri datang dan bertutur, Karena inilah tanganku dipotong. Kemudian mereka meninggalkannya dan tidak mengambil sedikit pun darinya.

(HR. Muslim dan At-Tirmidzi)

Tafsir Hadits

Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,

Tidak ada suatu pagi yang mana para hamba berada padanya, melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satunya berdoa, Ya Allah, berikanlah pengganti kepada orang yang berinfak. Sedangkan yang lain berdoa, Ya Allah, berikanlah kerugian kepada orang yang tidak mau berinfak.

Para ulama berpendapat, “Itu berlaku pada infak dalam hal ketaatan dan kemuliaan akhlak, memberi nafkah kepada keluarga, dan para tamu, serta sedekah sunnah, dan lain sebagainya, yang mana hal itu tidak tercela dan tidak dinamakan berlebih-lebihan. Termasuk di antara sikap tercela adalah jika seseorang tidak mengeluarkan infaknya dalam hal tersebut.

Sabda Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam,

Bersedekahlah kalian, hampir saja seseorang berjalan dengan membawa sedekahnya, lalu orang yang diberikan sedekah berkata, Seandainya kamu membawanya untuk kami kemarin, pasti aku akan menerimanya. Adapun sekarang, maka aku tidak lagi membutuhkannya. Lalu dia pun tidak menemukan orang yang bersedia menerimanya.

Hadits ini dan hadits-hadits setelahnya membicarakan tentang berlimpahnya harta di akhir zaman, dan seseorang tidak dapat menemukan orang yang bersedia menerima sedekahnya. Dalam hadits ini juga dijelaskan tentang anjuran untuk bersegera dalam bersedekah dan memanfaatkan waktu semaksimal mungkin sebelum datang waktu yang menghambat orang untuk bersedekah.

Orang-orang tidak menerima sedekah di akhir zaman karena berlimpahnya harta benda, tampaknya simpanan-simpanan perut bumi, dan keberkahan-keberkahan diturunkan padanya, sebagaimana yang telah tercantum di dalam kitab Shahih Al-Bukhari, setelah kebinasaan Ya`juj dan Ma`juj.

Begitu juga karena berkurangnya angan-angan manusia, dekatnya hari kiamat, keengganan manusia untuk menyimpan harta, dan berlimpahnya harta-harta sedekah. Wallahu Alam.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]

Berlanjut ke Anjuran Bersedekah Sebelum Ditolak Manusia (Bagian 3)

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.