Home Suplemen Buku Bersama Ayah Meraih Jannah

Bersama Ayah Meraih Jannah

1611
0

Dalam hidup yang sementara ini, ada amanah-amanah besar yang dibebankan di pundak kita sebagai seorang hamba. Amanah-amanah itu Allah Ta’ala pikulkan sebagai parade panjang seorang khalifah di muka bumi ini. Maka di antara kita ada yang diamanahi menjadi seorang ibu atau ayah bagi anak-anak nan menyejukkan hatinya.

Ayah adalah panggilan paling indah bagi seorang laki-laki dewasa yang telah persunting wanita sebagai istrinya. Ayah adalah amanah yang padanya akan dimintai pertanggungjawaban kelak di hadapan Allah Ta’ala. Ayah, seharusnya, adalah cinta pertama bagi anak perempuannya, atau seorang pahlawan dan teladan sejati bagi anak laki-lakinya.

Sayangnya, tak semua ayah seperti itu. Sedihnya, ada begitu banyak ayah yang hanya pandai ‘membuat’ anak, kemudian menelantarkannya. Faktanya, sebab ayah tak becus itu, ada begitu banyak anak yang menjadi yatim sebelum ayahnya meninggal dunia. Padahal, seharusnya, seorang ayah harus bisa mengantarkan anak-anak yang diamanahkan kepadanya untuk bersama meraih jannah-surga yang di dalamnya bersemayam berjuta lebih jenis kenikmatan.

Guna mensurgakan peran seorang lelaki bernama ayah itulah, buku ini hadir. Dianggit oleh sosok ayah tarbiyah yang menginspirasi dengan tuturan lembut namun bertenaga, asyik sebab sederhana, bersajak sehingga ringan dinikmati, dan aplikatif sebab berdasarkan pengalaman hidup atau narasi yang sudah terlebih dulu menghidupkan jiwa penulisnya.

Bersama Ayah Menuju Jannah @Proumedia
Bersama Ayah Menuju Jannah @Proumedia

Oleh penulisnya yang kini diamanahi sebagai Bidang Perencanaan Dewan Pimpinan Wilayah Partai Keadilan Sejahtera Jawa Tengah ini, buku ini ditujukan untuk laki-laki yang telah mengambil amanah besar bernama ayah, para istri yang mendampingi suami sebagai ayah bagi anak-anaknya, anak-anak lelaki yang kelak menjadi ayah, atau siapa pun yang hendak mengambil samudera hikmah nan terbentang luas di dalamnya.

Pak Shol, demikian penulis biasa dipanggil, hendak mengingatkan kepada para ayah, bahwa hidup amat sebentar. Beliau, di dalam buku ini, menggambarkan sejenaknya hidup hanya antara adzan dan iqamat; dikumandang adzan saat lahir, lalu didirikan shalat jenazah saat mati menjelang.

Lantaran singkat itulah, “Sudahkah kita memberikan yang terbaik, yang berkualitas dalam mengantarkan anak-anak kita menuju jannah.” Sebab, lanjutnya bergemuruh penuh semangat, “Yang terbaik itulah yang akan menjadi milik kita sesungguhnya.” (h. 54)

Memberikan yang terbaik itulah bukti cinta. Pemberian itulah yang kelak membuahkan hasil serupa, bahkan lebih memesona lagi. “Ayah,” tuturnya lembut di halaman serupa, “saat kita memberikan yang terbaik, pada waktu yang terbaik, pada saat-saat yang tepat, saat yang paling dibutuhkan dan dirindukan oleh keluarga kita,” simpul beliau penuh keyakinan, “itulah kebahagiaan yang akan kita dapatkan.”

Pembaca juga disuguhi ulasan-ulasan inspiratif agar menjadi ayah nan mencerahkan. Disarikan dari makna ayat-ayat Allah Ta’ala, sunnah-sunnah Nabi yang mulia, dan dipadukan dengan kisah sehari-hari yang aplikatif bagi seorang ayah.

Selain itu, sebagai sebuah upaya menyempurnakan isinya, seorang ayah juga diingatkan agar senantiasa menyandarkan upayanya dalam makna ibadah. Sebab memang, amat banyak ayah berkualitas yang justru didurhakai oleh anak-anaknya.

Bab ini amat penting, agar sejak awal, seorang ayah menata hati dalam mendidik anak-anaknya. Bahwa yang mereka lakukan bukan semata untuk kebaikan dan perubahan anak-anaknya, tetapi sebagai sebuah upaya seorang hamba dalam makna penghambaan diri kepada Allah Ta’ala.

Alhasil, jika pun anak-anak yang telah dididik dengan menghabiskan seluruh potensi hidup seorang ayah justru menjadi sosok penantang yang nyata; ayah tak akan kecewa. Persis seperti kutipan di sampul buku ini, “Hanya kepada Allah kami mengadukan segala kerja keras kami dalam mendidik anak selama di rumah, meskipun didikan itu akan lenyap ketika anak pergi ke sekolah dan bermain di luar.” (Mushthafa as-Siba’i).

Akhirnya, selamat menikmati sajian nan bergizi ini. Sebuah panduan bagi ayah yang hendak meraih jannah bersama anak-anaknya. Sebuah persembahan untuk ayah yang berasa tarbiyah, menyentak kesadaran, dan menyentuh nurani terdalam seorang hamba. [Pirman Bahagia/Al-Intima’/Bersamadakwah]

Detail Buku
Judul : Bersama Ayah Meraih Jannah
Penulis : Solikhin Abu Izzuddin
Penerbit : Pro-U Media – Yogyakarta
Cetakan : 2014
Tebal : 320 halaman
ISBN : 978-602-7820-13-5

*Resensi ini dimuat di Majalah Dakwah Islam al-Intima’ Edisi 064 (Juni-Juli 2015)

Segera Miliki Buku Inspiratif Ini! Pesan ke 0857-7329-1640 (SMS/TELP) atau 0856-9154-8528 (WA)

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here