Home Pemuda Dakwah Kampus BNPT: Ada Penyusupan Paham Radikal di Lembaga Dakwah Kampus

BNPT: Ada Penyusupan Paham Radikal di Lembaga Dakwah Kampus

1465
1

Salah satu pembicara dalam Training of Trainers (ToT) Pusat Dakwah dan Pendidikan Akhlak Bangsa (PDPAB) angkatan II MUI itu, Prof. Irfan Idris dari BNPT memaparkan, fenomema penyebaran pemahaman radikal di tangah masyarakat saat ini cukup gencar.

Kaum radikal saat ini, katanya, menggunakan berbagai media dan lembaga untuk menyebarkan pahamnya. “Ada penyusupan penggunaan lembaga dakwah kampus dan rohis di sekolah untuk menyebarkan paham radikal ini,” kata Irfan dalam acara yang diselenggarakan selama enam hari sejak 25 Mei sampai 30 Mei 2015 itu, seperti dilansir ROL.

Merebaknya paham radikal ini, lanjutnya, harus selalu diwaspadai sekecil apapun. Sebab, paham radikal ini dapat mengancam keutuhan NKRI. Karena itu, peran para dai sangat dibutuhkan dalam membendung paham radikal di tengah-tengah masyarakat Indonesia dengan mendakwahkan Islam rahmatan lil alamin.

Sementara, perwakilan Kementerian Komunikasi dan Informasi, Heru Witjaksono mengatakan, fungsi utama kemeninfo adalah melindungi masyarakat dari dampak negatif informasi seperti pornografi, pornoaksi, penyebaran paham radikal dan lain-lain.

Perlu diketahui, Lembaga Dakwah Kampus merupakan perwujudan formal dari gerakan dakwah Islam yang dilakukan oleh para mahasiswa yang peduli dengan kondisi Islam di lingkungan kampus. Di samping mensyiarkan dakwah, LDK juga membentuk secara akademis proses belajar mengajar mata kuliah agama Islam yang tercantum dalam kurikulum resmi kampus. LDK menjadi partner pihak kampus untuk menyelenggarakan proses belajar mengajar. Yang paling penting, LDK bertujuan untuk melahirkan mahasiswa Islam yang tidak hanya cerdas secara intelektual namun mahasiswa yang berkarakter. Bagaimana mungkin yang berkarakter malah dianggap radikal?  [Paramuda/ BersamaDakwah]