Home Ilmu Islam Fiqih Inilah 16 Keutamaan Ramadhan yang Perlu Diketahui (Bagian 3)

Inilah 16 Keutamaan Ramadhan yang Perlu Diketahui (Bagian 3)

241
0
Berdoa (masjiddarussalam)

Lanjutan dari Inilah 16 Keutamaan Ramadhan yang Perlu Diketahui (Bagian 2)

14. Orang yang berpuasa akan diampuni pada malam terakhir bulan Ramadhan.

15. Allah Ta’ala memiliki hamba-hamba yang Dia bebaskan dari neraka, Dia mengeluarkan mereka setiap malam pada bulan Ramadhan.

16. Seorang yang berpuasa memiliki doa yang dipenuhi dan tidak ditolak. Terkait hal ini Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda,

ثَلاَثُ دَعَوَاتٍ لاَ تُرَدُّ دَعْوَةُ الْوَالِدِ ، وَدَعْوَةُ الصَّائِمِ وَدَعْوَةُ الْمُسَافِرِ

“Ada tiga doa yang tidak ditolak; doa seorang ayah, doa orang yang berpuasa, dan doa orang yang sedang dalam perjalanan.” (HR. Al-Baihaqi).

Wahai saudaraku seiman, bulan dengan keistimewaan dan keutamaan sedemikian, bagaimana kita menyambutnya? Dengan acuh, main-main, begadang dan terus dalam kelalaian? Atau, merasa sesak dan berat menghadapi kedatangannya dan bergembira begitu hari-harinya berlalu?

Tidak demikian! Seorang hamba shalih menyambut bulan Ramadhan dengan taubat nashuha (taubat yang sesungguhnya), kesungguhan tekad untuk memanfaatkan kehadirannya, dan memenuhi hari-harinya dengan amal shalih.

Sejatinya, seorang muslim yang mencari pahala selalu menggunakan waktu di bulan puasa ini dengan maksimal, mulai dari bangun pagi hingga tidur lagi di malam hari.

Di antara amalan yang perlu diperbanyak adalah membaca Al-Quran, berzikir, bershalawat kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam, shalat sunnah dhuha, shalat sunnah rawatib, bersedekah, berinfak, dan lain sebagainya.

Jika tidak kita manfaatkan sebaik-baiknya, maka sungguh kita termasuk orang yang merugi. Sebab, belum tentu bulan Ramadhan tahun depan bisa kita temui seperti sekarang ini. Belum tentu pula umur kita akan sampai pada bulan Ramadhan berikutnya.

Oleh karena, marilah kita perbanyak ibadah kita di bulan yang mana amal kebaikan dilipatgandakan oleh Allah Ta’ala.

Semoga kita termasuk di antara hamba-hamba Allah yang senantiasa mengisi bulan puasa Ramadhan ini dengan banyak ketaaan hingga akhirnya mendapatkan prediket takwa di sisi Allah Ta’ala. Aamiin Allahumma Aamiin.

Demikian dikutip dari kitab Arba’una Darsan Liman Adraka Ramadhan karya Syaikh Abdul Malik bin Muhammad bin Abdurrahman Al-Qasim.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]