Home Ilmu Islam Aqidah Inilah Cara Mengetahui Aliran yang Melenceng dari Ajaran Agama Islam (Bagian 2)

Inilah Cara Mengetahui Aliran yang Melenceng dari Ajaran Agama Islam (Bagian 2)

1906
0
ilustrasi (htzddzsw)

Lanjutan dari Inilah Cara Mengetahui Aliran yang Melenceng dari Ajaran Agama Islam

Ahlussunnah wal Jama’ah juga disebut golongan yang selamat, dan selain dari mereka adalah golongan yang sesat, seperti yang telah diberitakan Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam bahwa orang-orang di luar golongan yang selamat itu akan masuk neraka.

Adapun tarekat sufi adalah aliran sesat dan melenceng, khususnya pada zaman sekarang, karena bertentangan dengan ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam dan para shahabat.

Maka mereka termasuk aliran yang sesat, bahkan mungkin kesesatannya sampai kepada kekufuran. Di antara mereka adalah golongan yang mempunyai pemahaman wihdatul wujud (bersatunya makhluk dengan Tuhannya), dan mereka adalah golongan yang paling sesat di dunia ini. Mereka adalah salah satu aliran sufi yang paling besar.

Termasuk dalam aliran sufi adalah kelompok Al-Haluliyyah, dan di antara mereka sekarang adalah para pemimpin yang disembah, murid-murid mereka mendekatkan diri kepada mereka dengan berbagai cara.

Jika para pemimpin tersebut meninggal dunia, maka para pengikutnya mendatangi kuburan mereka, dengan mengharap adanya pertolongan, syafaat dan lain sebagainya. Jika mereka masih hidup, para pengikutnya akan mengikuti mereka dengan mengharamkan yang halal, menghalalkan yang haram dan lain sebagainya.

Kita tidak mengetahui, apakah sekarang masih ada aliran sufi yang benar. Bahkan, semua aliran sufi melenceng dari ajaran Rasulullah Sallallahu Alaihi wa Sallam. Kesesatannya ada yang sampai pada taraf kekufuran dan ada yang lainnya.

Oleh karena itu, menurut saya (Syaikh Shalih Al-Fauzan) seluruh aliran sufi adalah sesat. Sehingga, semua yang bertentangan dengan petunjuk dan sunnah Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam adalah sesat dan melenceng, dan berada dalam ancaman keras dari Allah Ta’ala.

Dari pemaparan di atas dapat kita simpulkan, bahwa Nabi Muhammad Sallallahu Alaihi wa Sallam telah menjelaskan kepada kita bahwa kelompok yang benar dari umat ini adalah kelompok yang senantiasa menjalankan perintah Allah dan Rasul-Nya.

Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam tidak menyebutkan nama kelompok atau organisasi tertentu. Beliau hanya menyebutkan ciri dan sifatnya.

Oleh karena itu, tidak pantas jika seandainya ada dari umat Islam yang mengklaim paling benar dan paling berhak disebut sebagai Ahlussunnah wal Jama’ah. Wallahu A’lam.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]