Beranda Keluarga Pernikahan Jangan Ucapkan Do’a Seperti Ini Kepada Pengantin Baru

Jangan Ucapkan Do’a Seperti Ini Kepada Pengantin Baru

13
awwproject

Suatu kali di laman media sosial ada yang memposting foto pernikahan. Terang saja foto itu mengundang banyak komentar.

Semoga langgeng.

Semoga mempelai murah rezeki.

Semoga banyak anak ya! Banyak anak, banyak rezeki lho!

Kawan, kaum jahiliyah selalu menggunakan kata-kata birafa’ wal banin (semoga mempelai murah rezeki dan banyak anak).

Ada yang salah?

Iya, ada. Kalimat ini dilarang oleh Islam.

Oh ya?

Dari al-Hasan, bahwa ‘Aqil bin Abi Thalib nikah dengan seorang wanita dari Jasyam. Para tamu mengucapkan selamat dengan ucapan jahiliyah: birafa’ wal banin. ‘Aqil bin Abi Thalib melarang mereka seraya berkata: “Janganlah kalian ucapkan demikian! karena Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam melarang ucapan demikian”. Para tamu bertanya :”lalu apa yang harus kami ucapkan, wahai Abu Zaid?”.

Aqil menjelaskan:

“Ucapkanlah : barakallahu lakum wa Baraka ‘alaikum” (mudah-mudahan Allah memberi kalian keberkahan dan melimpahkan atas kalian keberkahan). Demikianlah ucapan yang diperintahkan Rasulullah shallallahu wa sallam “. (Hadits Shahih Riwayat ibnu Abi Syaibah, Darimi 2:134, Nasa’I, Ibnu Majah, Ahmad 3:451, dan lain-lain).

Do’a yang biasa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam ucapkan kepada seorang mempelai ialah:

“Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir” do’a ini berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan dari Abu Hurairah: artinya: dari Abu Hurairah, bahwasanya Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam jika mengucapkan selamat kepada seorang mempelai, beliau mengucapkan do’a: Baarakallahu laka wa baarakaa ‘alaiyka wa jama’a baiynakumaa fii khoir=mudah-mudahan Allah memberimu keberkahan, mudah-mudahan Allah mencurahkan keberkahan atasmu dan mudah-mudahan dia mempersatukan kamu berdua dalam kebaikan”. (Hadits shahih riwayat Ahmad 2:38, Tirmidzi, Darimi 2:134, Hakim 2:138, Ibnu Majah dan Baihaqi 7:148).

Wallahua’lam. (pm)

13 KOMENTAR

  1. sebenar saya kl g slh dulu wktu di pondok ada
    tapi saya lupa Krn mungkin asyik ngobrol ma teman2
    nah ni baru inget kl ini tu penting. Hihihihi

  2. Semoga bermanfaat 🙂
    Tapi jujur masih penasaran dimana letak kesalahan ketika kita mendoakan “semoga banyak anak, semoga banyak rezeki”. Mohon pencerahannya kang.

  3. karna yg lebih baik itu keberkahan, bukan banyak anak ataupun rizki. Kalo banyak rizky tp ga berkah sama saja

  4. Rizal, kan doanya mohon diberikan banyak anak rezeki, ya sudah pastilah rizky yang diharapkan adalah rizky yang berkah, gimana sih ente

  5. Oka dan Irfan | Sudah jelas di artikel ini dijelaskan bahwa permasalahannya adalah do’a “Banyak anak dan banyak rezeki” itu di larang oleh Rasulullah. Karena itu do’anya orang-orang Jahiliyah.

  6. Bersama Dakwah yg saya hormati, bisa tidak foto yg tampak di facebook untuk merujuk ke link ini di ganti saja. Trims 🙂

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.