Home Keluarga Kiat Menjadi Istri Yang Menawan (Bagian 2)

Kiat Menjadi Istri Yang Menawan (Bagian 2)

0
Pengantin muslimah (pinterest)

Lanjutan dari Kiat Menjadi Istri Yang Menawan

Tiada satu pun dari apa yang diperintahkan Allah Ta’ala kepada kita kecuali mengandung hikmah dan rahasia di dalamnya.

Allah Ta’ala memerintahkan kepada kaum wanita muslimah untuk selalu memakai jilbab. Banyak kalangan menentang perintah berjilbab ini dengan alasan berjilbab akan merusak rambut.

Tetapi nyatanya tidak demikian, bahkan jilbab dapat melindungi kesehatan rambut.

Riset dan penelitian ilmiah menunjukkan bahwa gelombang udara dan sinar matahari yang langsung mengenai rambut menyebabkan rambut kehilangan kelenturan dan kemilaunya, sehingga rambut tampak kaku dan kusut.

Riset juga membuktikan bahwa udara bebas tidak memiliki pengaruh terhadap nutrisi rambut, karena rambut-rambut lembut yang tumbuh di kepala hanyalah sebentuk sel-sel semi hidup yang memiliki saluran masuk ke dalam kulit.

Rambut-rambut ini memanjang kira-kira setengah milimeter perhari berkat nutrisi dari darah dalam kulit.

Dari keterangan ini dapat disimpulkan bahwa secara umum kesehatan rambut mengikuti kesehatan tubuh.

Apapun yang memengaruhi kesehatan tubuh, seperti sakit dan kekurangan gizi juga berpengaruh pada lemahnya rambut.

Saat memakai jilbab hendaklah kamu berkeramas dua atau tiga kali dalam seminggu dengan melihat tingkat minyak yang ada di kulit kepala.

Maksudnya, jika kulit kepala berminyak maka hendaknya keramas tiga kali dalam seminggu. Jika tidak demikian maka cukup dua kali berkeramas dalam seminggu.

Keramas hendaknya tidak kurang dari hitungan di atas, karena setelah tiga hari minyak kepala telah berubah kecut dan menyebabkan rambut menjadi kusut.

Di samping itu semua, hendaklah kamu membiasakan tersenyum karena senyum adalah rahasia daya tarik wanita.

Lazim diketahui bahwa senyuman merupakan rahasia daya tarik seorang wanita. Senyuman mampu memasukkan kebahagiaan dan ketenangan ke dalam jiwa suaminya.

Senyuman dapat menjadikan seorang perempuan lebih menarik dan lebih muda di mata orang lain. Tetapi hendaknya gusi dan gigi dalam keadaan sehat.

Jika tidak, maka senyuman akan menjadi bumerang dan tidak sesuai dengan tujuannya.

Bahkan, senyuman itu memperburuk citranya dan menggoyahkan kepercayaan dirinya.

Semakin uzur usia sesorang biasanya warna gigi juga berubah, sebagaimana merokok, makanan dan minuman juga memiliki pengaruh negatif terhadap warna gigi.

Untuk itu, sebagian ahli kesehatan dan kecantikan menyarankan agar seorang perempuan memperhatikan giginya, agar senyumannya lebih cantik dan lebih menarik.

Demikian dikutip dari buku Kuni Aniqah yang ditulis oleh Shafa Syamandi.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]