Beranda Kisah-Sejarah Kisah Sahabat Pangkal Soal Imam Nawawi Selama Sebulan Tak Mau Makan Daging Kambing

Pangkal Soal Imam Nawawi Selama Sebulan Tak Mau Makan Daging Kambing

0
Photo by Mauricio Fanfa on Unsplash

“Wahai, Imam. Tadi pagi kambing saya hilang. Kira-kira ada solusi tidak?” kata fulan, seorang warga kepada Imam Nawawi. Maklum, Imam Nawawi adalah tempat bertanya segala hal karena ilmunya sangat banyak.

Al-Imam An-Nawawi rahimahullah adalah ulama besar di masa lalu yang menulis banyak kitab, di antaranya Syarah Shahih Muslim. Kitab ini adalah kitab yang menjelaskan kitab Shahih Muslim. Beliau juga adalah penulis kitab hadits lainnya, yaitu Riyadhus-Shalihin yang sangat terkenal ke mana-mana. Termasuk juga menulis kitab hadits sangat populer, Al-Arba’in An-Nawawiyah. Juga menulis kitab I’anatut-Thalibin dan lainnya.

“Kamu ikhtiar! Cari tahu. Kalau tidak ada sabar,” kata Imam Nawawi. “Kalau kau sudah temukan kambingmu, beritakan ke saya.”

Rupanya fulan tidak paham mengapa Imam Nawawi berkata demikian. “Kalau kau temukan kambingmu, beritakan ke saya.”

Keesokan harinya, Imam Nawawi bertanya kembali ke fulan, “Apakah kambing sudah kau temukan?” Pagi sore, pagi sore ia tanyakan itu ke fulan dan jawabannya “belum”. Sampai satu bulan berjalan.

Kemudian ketika tiba hari ke-30, fulan baru menjawab, “Saya mendapatkan berita, ternyata ada beberapa tetangga memberikan kesaksikan, 30 hari lalu itu hanyut di sungai kemudian mati.”

“Alhamdulillah,” kata Imam Nawawi. Lalu ia ke pasar masuk ke pasar dan membeli kambing. Menurut para ulama, Imam Nawawi ini paling gemar makan kambing dan selama satu bulan tidak mau beli daging kambing. Takut kalau kambing yang ia beli di pasar mati atau hidup kambing tetangganya. Tak berani.

Itu adalah bentuk kehati-hatian seorang Imam Nawawi terhadap sesuatu yang syubhat. Ia tidak mau makan daging kambing karena daging kambingnya hilang atau dipastikan sudah tidak ada. Baru Imam Nawawi mau beli kambing, kalau tidak begitu ia tidak mau beli daging kambing. Imam Nawawi sangat menjaga apa yang masuk ke dalam mulutnya. Wallahua’lam. [@paramuda/BersamaDakwah]

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.