Home Keluarga Parenting PAUD Adalah Bisnis Atas Nama Pendidikan Anak

PAUD Adalah Bisnis Atas Nama Pendidikan Anak

3300
0
Photo by pan xiaozhen on Unsplash

Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD kerap menjadi pilihan orangtua untuk buah hati mereka sebelum memasuki usia sekolah yang sebenarnya.

Namun tanpa disadari, PAUD bukanlah sebuah anjuran yang baik untuk orangtua dan anak.

Dokter yang juga pakar hypnoterapi Jiemi Ardian memberikan penjelasan sebagai berikut:

PAUD itu bukan pendidikan anak, PAUD itu bisnis atas nama pendidikan anak. Anak < 4 tahun nggak (akan) bisa berfikir formal, nggak (akan) paham tentang tugas, nggak (akan) paham tentang sekolah. Jangan siksa mereka dengan sesuatu yang nggak akan bisa dikerjakan.

“Tapi kan dok, di PAUD cuma main aja.”

Bapak ibu yang tersayang, taman bermain terbaik anak itu tubuh orang tuanya, bukan sekolah kapitalis itu.

Anak nggak butuh bisa menggambar, baca tulis, menghitung di usia segitu. Buat apa punya anak bisa baca tulis dan menggambar di usia dini tapi jiwanya terganggu? Buat kasih makan ego orang tua untuk bangga sama anak dengan cara yang salah?

Dari perkembangannya kognitif Piaget, anak baru bisa berpikir konkret di usia 7 tahun. Artinya anak berpikir tentang konsep, situasi konkret, belajar tentang tanggung jawab baru di usia ini. Jangan dipercepat, bahaya.

Ketika kita berusaha mempercepat proses belajar anak, akan ada harga yang mahal di sana. Anak akan kehilangan proses perkembangan alamiahnya.

Jiwa anak yang tidak tumbuh normal akan meninggalkan masa kanak-kanak yang tidak terselesaikan. Menghasilkan orang dewasa dengan jiwa kekanak-kanakan, sampai akhir hidupnya.

Tegakah kita sebagai orang tua, demi kebanggaan sesaat memiliki “anak yang pintar”, lalu mengorbankan masa depan anak ini seumur hidupnya karena masa kanak-kanak yang tidak terselesaikan?

Memiliki anak yang sehat secara mental, bahagia, tumbuh dan berkembang sampai dewasa itu lebih berharga daripada memiliki “anak yang pintar” hasil didikan keliru di PAUD.

Yuk berhenti ikut ikutan tren bisnis untuk menyekolahkan anak sedini mungkin. Anak nggak butuh itu, anak butuh orang tuanya. Bukan PAUD yang memaksa anak bisa calistung. Salam sadar.

[Paramuda/BersamaDakwah]

SHARE

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here