Home Tazkiyah Hikmah Tip Mencapai Kebahagiaan

Tip Mencapai Kebahagiaan

0
ilustrasi (hdw)

Hidup bahagia adalah dampaan setiap insan. Banyak cara yang dilakukan orang untuk menggapainya. Ada dengan cara berlibur ke luar negeri, bertamasya ke tempat-tempat wisata, dan lain sebagainya.

Bahagia tidak selalu berhubungan dengan materi dunia, tapi bahagia adalah bagaimana kita menjalani hidup ini sesuai dengan tuntunan Allah dan Rasul-Nya. Itulah hakikat bahagia.

Banyak orang kaya dan memiliki harta yang melimpah, namun mereka tidak merasakan kebahagiaan. Sebaliknya, banyak orang miskin yang hidup apa adanya, tidak punya rumah pribadi, kendaraan pribadi, namun mereka tetap bahagia.

Ada beberapa faktor penunjang kebahagiaan di antaranya adalah seperti yang ditulis Batsinah As-Sayyid Al-Iraqi dalam bukunya 1000 Tip Menggapai Rumah Tangga Bahagia.

  1. Selalu istiqamah melaksanakan seluruh perintah Allah Ta’ala dan menjauhi seluruh penyimpangan-penyimpangan, bisikan setan, kekafiran, kefasikan dan dosa-dosa.
  2. Memiliki ilmu agama yang akan menenangkan hati, mendatangkan pahala yang besar, dan menghapus seluruh dosa dan kesalahan.
  3. Memperbanyak istighfar, menyesali seluruh dosa, selalu mengetuk pintu Pemilik alam ghaib meminta dibukakan hati, karena Allah Maha Penerima taubat orang-orang yang bertaubat kepada-Nya.
  4. Hati dan lisan selalu berdzikir, kapan dan di mana pun.
  5. Selalu berbuat baik kepada orang lain, memberikan manfaat kepada orang kota dan desa, membantu orang-orang miskin dengan harta dan kata-kata yang membahagiakan mereka.
  6. Memiliki hati yang tangguh menghadapi rintangan apa pun, kuat menghadapi kesusahan, tidak pernah berkeluh kesah dan gelisah.
  7. Membersihkan hati dari sifat iri dengki, merusak, menipu, balas dendam, dan selalu bersikap baik terhadap para pelaku penyimpangan.
  8. Selalu hidup sederhana, tidak pernah hidup mewah, tidak pernah bersifat selalu ingin tahu dan banyak bicara.
  9. Memerangi pengangguran dan selalu hidup merasa cukup apa adanya.
  10. Selalu melihat ke bawah dalam hal kesehatan, ilmu pengetahuan, penghasilan dan merasa cukup dengan semua pemberian Allah Ta’ala.
  11. Melupakan masa lalu yang hitam, untuk dijadikan pelajaran dan cermin.
  12. Selalu memprediksikan sesuatu yang paling buruk akan terjadi, kemudian mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Selalu bertawakal kepada Allah, karena Allah-lah yang akan menolongmu.
  13. Tidak mengandai-andai akan terjadinya sebuah kesusahan. Untuk seorang yang beriman, cukuplah Allah sebagai penolong kesusahannya.
  14. Ketahuilah, kehidupan dunia ini hanya sementara. Jangan engkau kotori dengan pikiran-pikiran yang berbahaya, kebingungan dan kesedihan.
  15. Ketika engkau sedang susah, maka bandingkanlah antara yang ada dengan yang telah hilang, agar engkau tahu bahwa engkau hidup senang, penuh kenikmatan. Apa yang engkau miliki (masih) lebih banyak berkali-kali lipat daripada yang telah hilang.
  16. Jangan takut menghadapi ucapan orang-orang yang hasud (dengki), walalupun sangat menyakitkan, karena hal itu tidak akan membahayakanmu, justru merekalah yang akan celaka. Allah-lah yang akan menolongmu, sesungguhnya Allah Maha Melihat.
  17. Berpikirlah untuk hal-hal yang bermanfaat. Perhatikanlah hal-hal yang baik-baik, maka ketika engkau bisa berpikir positif, maka engkau akan bahagia.

[Abu Syafiq/BersamaDakwah]

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.