Beranda Suplemen Renungan 10 Alasan Muslim Tak Boleh Merayakan Tahun Baru

10 Alasan Muslim Tak Boleh Merayakan Tahun Baru

11

Meninggalkan shalat

Sering kali, karena begadang sepanjang malam dan baru tidur menjelang fajar atau pagi hari, orang yang merayakan tahun baru meninggalkan Shalat Subuh. Bahkan terkadang shalat isya’ juga tidak dihiraukan karena acara perayaan sudah dimulai sejak petang.

Meninggalkan shalat adalah salah satu dosa besar. Bahkan meninggalkan shalat dengan sengaja, bisa menjerumuskan seseorang ke dalam kekufuran.

Menyia-nyiakan waku

Merayakan tahun baru dengan berbagai bentuk aktifitasnya, apalagi yang hura-hura, adalah termasuk menyia-nyiakan waktu. Padahal, dalam Islam, waktu sangatlah berharga sehingga Allah bersumpah demi waktu. Dan di akhirat nanti, seseorang juga tidak bisa beranjak dari tempatnya hingga ditanya waktunya untuk apa dihabiskan.

Imam Syafi’i membuat kesimpulan yang sangat tepat terkait dengan waktu:

ونفسك إن أشغلتها بالحق وإلا اشتغلتك بالباطل

“Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil)”

Ikhtilath

Perayaan tahun baru umumnya tidak memisahkan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahram. Sehingga terjadilah ikhtilath yang luar biasa. Bersentuhan lawan jenis menjadi tidak terelakkan, bahkan memang disengaja.

لأَنْ يُطْعَنَ فِي رَأْسِ رَجُلٍ بِمِخْيَطٍ مِنْ حَدِيدٍ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَمَسَّ امْرَأَةً لا تَحِلُّ لَهُ

“Ditusuknya kepala seseorang dengan pasak dari besi, sungguh lebih baik baginya daripada menyentuh wanita yang bukan mahramnya.” (HR. Thabrani; shahih)

Hal-hal haram

Perayaan tahun baru dengan musik dan acara sejenis, kadang juga disertai dengan hal yang jelas-jelas haram. Misalnya minuman keras. Jika ini yang dilakukan tentu dosanya semakin banyak.

Terjerumus zina

Termasuk hal yang paling parah dalam perayaan tahun baru adalah terjerumus zina. Ini bukan kekhawatiran semata, karena faktanya banyak berita yang melaporkan pembelian kondom meningkat menjelang tahun baru dan paginya di tanggal 1 Januari ditemukan banyak kondom bekas di lokasi perayaan tahun baru.

Ada yang berzina karena memang sudah direncanakan dari awal. Namun ada juga perempuan yang terjerumus ke dalam zina saat perayaan tahun baru karena dimulai dari ikhtilath dan mengkonsumsi minuman keras hingga mabuk. Na’udzubillah min dzalik. [Ibnu K/bersamadakwah]

11 KOMENTAR

  1. Mksd anda peduli setan apa ya ? #Temon … Anda yahudi ? Kalau menanggapi negatif jgn d share donk , anda sama saja meremehkan Tuhan dan Nabi dan agama kami ( muslim ).tolong lebih di perhatikan lg bahasa nya ya . Kalau mau menanggapi dgn pemikiran bodoh jgn d share .

  2. Mohon kiranya bagi saudara saudara seiman ummat Rasulullah Salalallahu Alaihi Wassalam yang ingin mengemukakan pendapatnya agar lebih bijak dan santun serta yang ingin menanggapi hendaknya dengan disertai ilmu yang cukup sehingga tidak menjadi debat, bukankah Rasul kita menganjurkan untuk menghindari perdebatan, Baginda Rasul bersabda tidak dengan hawa nafsunya melainkan kebenaran yang beliau sampaikan dan itu harus kita yakini dengan iman jika kita ingin selamat dunia dan akherat karena Baginda Rasul adalah suri tauladan yang baik yang harus kita ikuti sebagai ummatnya. Demikian urun rembug saya dalam diskusi ini. Terima Kasih dan mohon maaf apabila ada yang kurang berkenan. Wassalamu’alaikum..

  3. Annoy, temon, rafiq, Ila…. baca baik2 postingannya, ya !
    Semua yg dilarang apabila kegiatan itu LEBIH BESAR MUDHARAT (KEBURUKAN) nya dibandingkan MANFAAT nya. Contoh…TIUP TEROMPET..KEMBANG API..PETASAN…BEGADANG….RITUAL YANG MENYEKUTUKAN ALLAH. Bukan sekedar asal muasalnya.
    Beda dengan MOBIL, MOTOR, INTERNET, ALAT ELEKTRONIK.. dll. Sejauh itu lebih besar manfaatnya maka dibolehkan.
    Kalian harus lebih banyak belajar memahami makna bacaan. Karena memahami bacaan sama dengan memahami kehidupan. Kasihan orang tua kalian mengeluarkan biaya utk sekolah. Banting tulang. Tapi kalian malah seenaknya saja.

  4. kalo teknologi nggak haram buat dimanfaatkan untuk kemudahan asal jangan kebablasan kayak situ. Ada perbedaan tipis antara “menganggap pemikiran Islam syar’i itu sempit” dengan “ngaku-ngaku Islam tapi nggak suka dengan aturan Allaah”.

  5. Komentar:semua saling membenarkan dan menyalahkan pendapat yg d anggap gak muslim, yg enak saya, lapar makan yg cukup tidur ma istri, subuh bangun sholat jama’ah bareng paginya kerja

  6. (Orang-orang Yahudi dan orang-orang munafik) dengan keadaan bersatu padu sekalipun, tidak berani memerangi kamu melainkan di kampung-kampung yang berbenteng kukuh, atau dari sebalik tembok. (Sebabnya): permusuhan di antara mereka sesama sendiri amatlah keras; engkau menyangka mereka bersatu padu, sedang hati mereka berpecah belah. Yang demikian itu, kerana mereka adalah kaum yang tidak berakal (al-hasyr:24) 

  7. Dan suatu tanda (kebesaran Allah) yang besar bagi manusia adalah,kami angkut keturunan mereka dalam bahtera yang penuh muatan,dan kami ciptakan untuk mereka yang akan mereka kendarai seperti bahtera itu.

    (Surah Yaa Siin.ayat 41 dan 42)

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.