Beranda Kisah-Sejarah Kisah Sahabat Beginilah Bentuk Fisik Abu Bakar Ash-Shiddiq

Beginilah Bentuk Fisik Abu Bakar Ash-Shiddiq

Unsplash (ilustrasi)

Dalam sejarah Islam track record Abu Bakar Ash-Shiddiq sangat terhormat dan patut diukir dengan tinta emas. Banyak contoh yang bisa dikemukakan tentang hal ini. Ia bersikap tegas dan konsisten menjawab cecaran orang-orang kafir tentang Isra.

Abu Bakar rela meninggalkan keluarga dan anak-anaknya demi menemani Rasulullah hijrah ke Madinah. Ia adalah satu dari dua orang di dalam gua dan mendampingi seluruh perjalanan Rasulullah.

Abu Bakar juga mengucapkan kata-kata yang tepat saat Perang Badar dan Perang Hudaibiyah. Ia bercucuran air mata tatkala Rasulullah bersabda bahwa beliau adalah hamba yang ditawari akhirat dan dunia, tetapi lebih memilih akhirat. Ia tak tergoyahkan sewaktu Rasulullah berpulang. Kalimatnya sangat terkenal saat menenangkan khalayak ramai yang gundah gulana akibatnya berpulangnya Rasulullah. Selanjutnya ia bertindak cepat melakukan bai’at demi kemaslahatn kaum muslimin.

Perhatian Abu Bakar juga besar dan pendiriannya kukuh untuk tetap mengirimkan pasukan Usamah ibn Zaid ke Syam sebagaimana rencana Rasulullah. Sikapnya tegas sekali dalam memerangi orang-orang murtad. Argumentasinya sangat kuat saat berdebat dengan para sahabat utama Rasulullah Saw tentang masalah ini. Allah telah meringankan langkahnya untuk memerangi golongan murtad itu. Abu Bakar juga mempersiapkan pasukan untuk membuka Syam.

Sejarah hidup Abu Bakar diakhiri dengan satu hal penting yang menjadi penanda kehidupannya dan keutamaannya yang besar yaitu penunjukan Umar sebagai penggantinya. Ia punya firasat  tentang Umar, meninggalkan wasiat kepada Umar dan memasrahkannya kepada Allah.

Lalu, bagaimana dengan bentuk fisik Abu Bakar?

Ibnu Sa’ad meriwayatkan dari Aisyah bahwa seorang laki-laki berkata kepadanya, “Lukiskanlah kepadaku tentang Abu Bakar.” Aisyah menjawab, “Ia seorang lelaki berkulit cerah, bertubuh kurus, tidak terlalu besar perawakannya, sedikit bungkuk, tidak bisa menahan pakaiannya turun dari pinggangnya, struktur tulang wajahnya menonjol, kedua matanya cekung, keningnya menonjol dan pangkal jemarinya datar.”

Ibnu Asakir meriwayatkan dari Aisyah bahwa Abu Bakar mewarnai rambutnya dengan daun pacar dan katam (sejenis tanaman). Ia juga meriwayatkan dari Anas bahwa saat Rasulullah datang di Madinah, tidak ada sahabatnya yang beruban kecuali Abu Bakar. Karena itu, ia menyemirnya dengan daun pacar dan katam. [Paramuda/BersamaDakwah]