Beranda Suplemen Motivasi Bersabar Ketika Sakit

Bersabar Ketika Sakit

0
news11

Musim yang tidak tentu, kadang hujan turun  tiba-tiba. Terkadang matahari bersinar terik dalam waktu yang lama. Bagi yang mempunyai banyak pekerjaan, sakit menjadikan seseorang terhenti aktivitasnya. Bukan saja orang yang sakit, tetapi yang merawatnya pun akan mengeluarkan tenaga dan waktu ekstra hingga keadaan kembali seperti sediakala.

Sakit, banyak orang yang mengutuk kata ‘sakit’ itu sendiri. Dengan alasan tidak suka dan bikin kepayahan. Banyak ditemui ketika sakit menyerang, semakin lemah pula kejiwaan seseorang. Ketika sehari-hari begitu sibuk bekerja sampai melewatkan waktu-waktu ibadah. Pada saat sakit pun, ibadah tetap terlewat. Entah dengan cara apa kita akan kembali mengingat bahwa kematian tidak mengenal usia. Sakit adalah alarm untuk tubuh kita yang selalu diporsirkan dalam hal keduniawian, atau cara Allah mengingatkan hambanya agar selalu bersyukur atas nikmat sehat. Jika sehat saja kita begitu lalai, hingga sakit datang kita tidak jua paham. Itu semua terjadi mana kala hati kita jauh mengingat Allah SWT. Jika hati kita selalu dekat dan selalu berbaik sangka kepada Allah SWT. Allah SWT yang Maha Pengasih dan Penyayang serta Maha Pemberi Karunia, akan memberikan afiat kepada kita.

Jika kita selalu berbaik sangka kepada Allah SWT, maka Allah SWT akan seperti yang kita prasangkakan. Allah SWT ada pada prasangka umatnya, jika kita berprasangka baik kepada-Nya, maka kebaikan itu akan kembali pada diri kita, tetapi bila kita berprasangka buruk, maka Allah ada dalam prasangka itu. Nabi Muhammad SAW bersabda,

“Aku berada dalam prasangka hamba-Ku tentang-Ku, dan Aku bersamanya tatkala dia mengingat-Ku.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Memperbanyak mengingat Allah SWT ketika sehat maupun sedang sakit, akan membuat hati menjadi tentram. Allah SWT berfirman dalam surat QS. Ar.Ra’d [13] : 28, “(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tentram dengan mengingat Allah SWT. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tentram.”

Sakit atau musibah lainnya yang tidak berkenan dihati, janganlah bersedih dan meratapi diri. Bahkan dalam kesenangan atau kegembiraan itu semua merupakan ketetapan Allah SWT. Suka maupun duka dalam kehidupan adalah ketetapan Allah SWT, sebagai ujian dan cobaan yang penuh hikmah.

Ketika sakit yang harus kita lakukan adalah banyak mengingat Allah sambil berdzikir dan melakukan amalan ibadah. Perbanyak istigfar memohon ampunan kepada Allah. Berikhtiar dengan berobat ke dokter atau pengobatan ala rosul. Asal jangan sampai kita khilaf dan kalap sampai percaya kepada dukun.

Dengan selalu bertawakal kepada Allah dalam keadaan sakit, dan selalu menjalankan perintah-Nya sekalipun harus sholat diatas tempat tidur karena tidak kuat lagi berdiri. Memohon kesembuhan kepada Allah SWT. Firman Allah SWT dalam QS.At Thalaaq: 3, “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah, niscaya Allah akan mencukupkan keperluannya. Sesungguhnya Allah melaksanakan urusan-Nya (yang dikehendakinya) Nya, sesungguhnya Allah telah mengadakan ketentuan-ketentuan bagi setiap sesuatu.” [Ernawati/Bersama Dakwah]

 

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.