Beranda Ilmu Islam Fiqih Bolehkah Wanita Bertemu Mantan Suami? Bagaimana Ketentuannya?

Bolehkah Wanita Bertemu Mantan Suami? Bagaimana Ketentuannya?

22
ilustrasi cerai © forumdakwahahlussunnahdotcom

Assalamu’alaikum. Wahai Syaikh, bolehkan seorang wanita bertemu dengan mantan suaminya? Jika boleh, apa saja ketentuannya? Terima kasih.

Jawaban:

Wa’alaikum salam warahmatullah.
Ketika seorang wanita telah ditalak oleh suaminya dan masa iddahnya telah habis, maka laki-laki tersebut telah menjadi orang lain baginya. Sama seperti terhadap laki-laki non mahram lainnya, mereka tidak boleh berkhalwat atau berduaan karena hal tersebut diharamkan.

Meskipun khalwat dilarang, mereka boleh bertemu dengan mantan suaminya sebagaimana bertemu laki-laki lain, dengan syarat menutup aurat, tidak tabarruj, tidak memakai parfum, tidak bersentuhan, disertai mahram atau di tempat umum (ada orang lain yang menemani), serta tidak melanggar batas syar’i dan adab-adabnya.

Adapun jika masih berada pada masa iddah dalam talak satu atau talak dua, mereka harus tetap bertemu dan berada dalam satu rumah. Bisa jadi talak itu terjadi karena kurang pertimbangan sehingga suatu saat dalam masa iddah keduanya ingin ruju’, maka akan mudah dan hal itu menjadi lebih baik. Dan inilah salah satu hikmah adanya masa iddah dalam Islam. Bisa jadi selama masa itu hati suami istri menjadi jernih, cinta mereka tumbuh kembali, dan hubungan mereka menjadi lebih baik dan lebih kokoh.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman mengenai ketentuan ini:

يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ إِذَا طَلَّقْتُمُ النِّسَاءَ فَطَلِّقُوهُنَّ لِعِدَّتِهِنَّ وَأَحْصُوا الْعِدَّةَ وَاتَّقُوا اللَّهَ رَبَّكُمْ لَا تُخْرِجُوهُنَّ مِنْ بُيُوتِهِنَّ وَلَا يَخْرُجْنَ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَتِلْكَ حُدُودُ اللَّهِ وَمَنْ يَتَعَدَّ حُدُودَ اللَّهِ فَقَدْ ظَلَمَ نَفْسَهُ لَا تَدْرِي لَعَلَّ اللَّهَ يُحْدِثُ بَعْدَ ذَلِكَ أَمْرًا

“Hai Nabi, apabila kamu menceraikan istri-istrimu maka hendaklah kamu ceraikan mereka pada waktu mereka dapat (menghadapi) iddahnya (yang wajar) dan hitunglah waktu iddah itu serta bertakwalah kepada Allah Tuhanmu. Janganlah kamu keluarkan mereka dari rumah mereka dan janganlah mereka (diizinkan) keluar kecuali mereka mengerjakan perbuatan keji yang terang. Itulah hukum-hukum Allah dan barangsiapa yang melanggar hukum-hukum Allah, maka sesungguhnya dia telah berbuat zalim terhadap dirinya sendiri. Kamu tidak mengetahui barangkali Allah mengadakan sesudah itu sesuatu hal yang baru.” (QS: Ath-Thalaaq Ayat: 1)

Sesuai ayat ini, dalam masa iddah tersebut, suami tidak boleh mengusir istrinya dari rumah dan istri juga tidak boleh meninggalkan rumah (semisal pulang ke rumah orang tuanya).

Wallahu a’lam bish shawab. [Disarikan dari fatwa Syaikh Dr. Yusuf Qardhawi]

22 KOMENTAR

  1. Boleh ke says bermalam di rumah bekas suami says.boleh ke bekas suami says datang p rmh says..berjumpa anak2 hanya says .suami Dan anak2

  2. Saya mau menikah dengan seorang janda. Di rumah janda tersebut masih dipajang foto mantan suaminya.
    Bagai mana seharusnya menyikapi keadaan ini? Apakah itu Syah syah saja, atau saya harus memaksa utk menurunkan foto mantan suaminya itu.?
    Saya pernah bilang agar diturunkan tapi dia gak mau karna alasannya foto itu anak anak nya yg menginginkan agar tetap terpasang di tempatnya..
    Apa yang harus saya lakukan?

  3. Jika seorang istri sering berhubungan dengan keluarga mantan suami pertama Tampa ijin atau mendapatkan ijin suami baru apa hukumnya?karena saya tidak pernah ijinkan untuk menemuinya atau tlp,sms karena demi menjaga keharmonisan rumah tangga .mohon bantuanya .terimakasih 081332635502…

  4. Komentar: assalamualaikum…saya D,baru menikahi wanita dgn status janda.Pertanyaan saya,bolehkah istri saya menemui mantan suaminya dgn alasan suatu urusan,padahal urusan itu bisa diwakilkan kepada keluarga istri saya dan sedangkan saya sendiri tidak memberi izin terhadap istri saya.apa hukumnya dan bagaimana menurut akidah Islam.?mohon jawabannya.Terimakasih, Wassalamu’alaikum…

    • Wa’alaikum salam warahmatullah. Tidak boleh bagi seorang istri menemui laki-laki non mahram tanpa seijin suaminya. Hal ini perlu dipahamkan kepada istri dengan cara yang baik agar ia mengerti. Semoga Allah memberkahi keluarga Pak Deni dan dijadikanNya sakinah mawaddah wa rahmah.

  5. Saya baru bercerai selama kurang dr 1minggu, dan kemarin saya bertemu dan bersalaman (cium tgn) apakah itu artinya saya telah rujuk apa tdk? Mohon penjelasannya

  6. bolehkah mantan suami bertemu mantan istri dan sering berkomunikasi dengan mantan istrinya? sedangkan mantan suami sudah menikah lagi. Dan pernah disarankan agar mantan istri berhubungan hanya dengan istri si mantan suami.. namun mantan istri menolak dan malah mengancam mantan suami tidak mendapatkan kabar dr anak mereka.

    • Istri tersebut harus mendapat ijin dari suaminya jika dia komunikasi dengan mantan suaminya. Sebab mantan suami telah menjadi orang lain baginya, yang haram bersentuhan. Juga rawan terjadinya fitnah.

      • Jika mantan istri belum menikah dan terjadi si Istri dr mantan suami berburuk sangka kepada mantan istri karena Mantan istri pernah meminta mantan suami untuk memanggil panggilan sayang saat masih menikah.

        • Dan apakah yang wajib meminta ijin bertemu mantan itu hanya Istri? Sedangkan Suami bebas menentukan tanpa memikirkan perasaan Istri barunya? Karena Suami selalu merasa menjadi kepala rumah tangga yg harus selalu dipatuhi Istri.

          • Suami juga tidak bisa serta merta bertemu dengan mantan istrinya dalam kondisi berduaan karena mereka sudah jadi orang lain yang bukan mahramnya. Perlu ada orang ketiga yang mendampingi, lebih baik lagi jika pasangan suami istri keduanya ikut bertemu jika ada pertemuan dengan mantan.

  7. Assalamualaikum,, bagaimana hukum nya menurut agama jika seorang istri menolak janji dengan suami terkait dengan larangan suami bertemu dengan mantan suami,karna istri takut melanggar janji tersebut, dengan mantan suami di karunia 2 anak perempuan,,, adapun komunikasi skg ini belum terjadi, tp tak menutup kemungkinan sepanjang kehidupan ada hal yg harus dikomunikasi kan dengan mantan suami terkait anak,, itupun dgn ijin suami nantinya…

  8. Assalamualaykum…
    Mantan suami saya punya WAG dng anak2 dan mantan istrinya. Dan jg ada WAG dgn adik2 nya suami yg ada mantan istri nya. Apa yg hrs saya lakukan ? Alasan suami gak mau keluar dr group…gak enak sm anak2 dan adik2 nya. Saya seperti orang asing….

  9. 4 th saya menikah dg duda cerai anak 1
    Mantan istrinya jg sdh menikah lagi dn skrg mempunyai 3 anak.
    Dulunya mantan istri memisahkan dn melarang suami saya ketemu sm anak nya, tetapi skrg sdh membolehkan si anak ketemu sm bapaknya.
    Anehnya si mantan istri tsb merahasiakan dn keberatan kl suaminya yg skrg mengetahui kl dia msh menjalin hub dg mantan suami nya.

    Apa yg hrs saya lakukan?
    Kl saya ikut ketemu saya di pojokkan …
    Apa saya ikutan tdk peduli dg mereka kl mereka mau ketemuan?
    Atau saya ceritakan aja ke suaminya?

    • Ingatkan suami Bu Feni dan wanita tersebut, agar suaminya tahu dan tidak timbul masalah/fitnah di belakang hari. Bu Feni tidak perlu menceritakan ke suaminya, biar istrinya saja yang cerita.

  10. Assalamu’alaikum …
    Mohon pencerahan nya …
    Boleh kah mantan istri sering datang ke rmh mantan suaminya meskipun cuma utk menstrikakan pakaian anak2 nya …
    Apa hukum nya menurut islam jika istri masih sering dtg ke rumah mantan suami

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.