Salah satu sunnah setelah mengkhatamkan Al-Qur’an adalah membaca doa khatam Qur’an. Kita mendapati amalan ini dari para Sahabat Nabi yang berdoa setelah mengkhatamkan Al-Qur’an, bahkan mengumpulkan keluarganya untuk berdoa bersama setelah mengkhatamkan Al-Qur’an. Misalnya Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu.
كَانَ أَنَسٌ إِذَا خَتَمَ الْقُرْآنَ جَمَعَ أَهْلَهُ وَدَعَا
Anas bin Malik apabila telah mengkhatamkan Al-Qur’an, beliau mengumpulkan keluarganya kemudian berdoa.
Riwayat ini tercantum di Sunan ad-Darimi, al-Mu’jam al-Kabir ath-Thabrani, dan Syu’ab al-Iman al-Baihaqi. Sanadnya sahih, dan statusnya mauquf.
Daftar Isi
Keutamaan Doa Khatam Qur’an
Ada beberapa fadhilah atau keutamaan doa khatam Qur’an yang kita dapati dari sahabat Nabi dan tabi’in. Antara lain sebagai berikut:
1. Mendapat Pahala Sunnah
Keutamaan pertama adalah mendapatkan pahala sunnah. Sebab amalan sahabat yang Rasulullah membiarkannya merupakan hadits taqriri. Demikian pula amalan sahabat sepeninggal Rasulullah yang tidak diingkari oleh sahabat lainnya merupakan sunnah.
2. Doa Mustajabah
Doa setelah mengkhatamkan Al-Qur’an merupakan doa mustajabah. Apa yang kita minta kepada Allah setelah mengkhatamkan Al-Qur’an insya Allah Dia mengabulkannya.
Dari al-Hakam bin ‘Utaybah, ia berkata:
بَعَثَ إِلَيَّ مُجَاهِدٌ وَعَبْدَةُ بْنُ أَبِي لَبَابَةَ، فَقَالَا: إِنَّا أَرْسَلْنَا إِلَيْكَ لِأَنَّا أَرَدْنَا أَنْ نَخْتِمَ الْقُرْآنَ، وَالدُّعَاءُ يُسْتَجَابُ عِنْدَ خَتْمِ الْقُرْآنِ
Mujahid dan ‘Abdah bin Abi Lubabah mengutus seseorang kepadaku. Keduanya berkata, ‘Kami mengutusmu karena kami hendak mengkhatamkan Al-Qur’an, dan doa dikabulkan ketika khatam Al-Qur’an.’
Kemudian mereka berdoa setelah khatam Al-Qur’an. Riwayat ini terdapat dalam Sunan ad-Darimi dan Syu’ab al-Iman al-Baihaqi.
Baca juga: Doa Setelah Sholat
3. Mendapat Rahmat
Ketika seseorang khatam Al-Qur’an, Allah menurunkan rahmat sebagaimana atsar tabi’in. Mujahid berkata:
الرَّحْمَةُ تَنْزِلُ عِنْدَ خَتْمِ الْقُرْآنِ
Rahmat turun ketika khatam Al-Qur’an.
Dalam riwayat lain:
كَانُوا يَجْتَمِعُونَ عِنْدَ خَتْمِ الْقُرْآنِ، يَقُولُونَ: إِنَّ الرَّحْمَةَ تَنْزِلُ عِنْدَ خَاتِمَةِ الْقُرْآنِ
Mereka dahulu berkumpul ketika khatam Al-Qur’an dan mengatakan, ‘Sesungguhnya rahmat turun ketika khatam Al-Qur’an.
Baca juga: Doa Iftitah
Keutamaan Doa Khatam Qur’an Lengkap dan Artinya
Berikut ini doa khatam Qur’an lengkap beserta artinya. Metode penulisannya adalah teks doa dalam bahasa Arab langsung diikuti artinya. Untuk mengamalkannya, cukup baca teks Arab-nya saja, sambung menyambung dari doa paling atas sampai sholawat paling bawah.
اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي بِالْقُرْآنِ وَاجْعَلْهُ لِيْ اِمَامًا وَنُوْرًا وَهُدًى وَرَحْمَةً . اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيْتُ وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ وَارْزُقْنِي تِلَاوَتَهُ أَنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ وَاجْعَلْهُ لي حُجَّةً يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an, dan jadikanlah Al-Qur’an sebagai pemimpin, cahaya, petunjuk, dan rahmat bagiku. Ya Allah, ingatkan hamba terhadap apa yang telah hamba lupakan dari Al-Qur’an. Ajarilah hamba apa-apa yang belum hamba ketahui dari Al-Qur’an. Anugerahilah hamba kemampuan untuk senantiasa membacanya sepanjang malam dan siang. Jadikanlah Al-Qur’an hujjah bagiku (yang menyelamatkanku), wahai Tuhan semesta alam.
اللَّهُمَّ أَصْلِحُ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيْهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي أُخِرَنِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً أَي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً أَي مِنْ كُلِّ شَرِّ
Ya Allah, benahilah (pengetahuan dan pengamalan) agamaku, yang akan menjadi penjaga urusanku. Benahi duniaku tempat aku mencari penghidupan. Benahilah (kehidupan) akhiratku, tempat hamba kembali. Jadikan hidupku sebagai tempat untuk melaksanakan segala kebaikan, dan jadikan matiku sebagai pemutus segala keburukan.
اللَّهُمَّ اجْعَلْ خَيْرَ عُمْرِي آخِرَهُ وَخَيْرَ عَمَلِي خَوَاتِمَهُ وَخَيْرَ أَيَّامِي يَوْمَ الْقَاكَ فِيْهِ
Ya Allah, jadikanlah sebaik-baik umurku (agar menjadi amal yang terbaik) di akhir usiaku. Hariku yang terbaik adalah hari di saat hamba bertemu dengan-Mu kelak.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِيْشَةً هَنِيَّةً وَمِيْتَةً سَوِيَّةً وَمَرَدًا غَيْرَ مُخْرٍ وَلَا فَاضِحٍ
Ya Allah, hamba memohon hidup yang nyaman, mati yang tenang, dan tempat kembali (akhirat) yang tidak memalukan dan menghinakan.
اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ خَيْرَ الْمَسْأَلَةِ وَخَيْرَ الدُّعَاءِ وَخَيْرَ النَّجَاحِ وَخَيْرَ الْعِلْمِ وَخَيْرَ الْعَمَلِ وَخَيْرَ الثَّوَابِ وَخَيْرَ الْحَيَاةِ وَخَيْرَ الْمَمَاتِ وَثَبِّتْنِي وَثَقِلْ مَوَازِينِي وَحَقِّقُ إِيْمَانِي وَارْفَعُ دَرَجَتِي وَتَقَبَّلْ صَلَاتِي وَاغْفِرْ خَطِيئَاتِي وَأَسْأَلُكَ الْعُلَا مِنَ الْجَنَّةِ
Ya Allah, hamba meminta sebaik-baik permintaan, permohonan, keberhasilan, ilmu, amal, pahala, kehidupan, kematian, dan tetapkanlah hamba dalam semua kebaikan itu. Beratkanlah timbangan (amal baikku), kukuhkanlah imanku, tinggikanlah derajatku, terimalah salatku, ampunilah kesalahan-kesalahanku, dan hamba memohon kepada-Mu surga yang paling tinggi.
اَللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مُوْجِبَاتِ رَحْمَتِكَ وَعَزَائِمَ مَغْفِرَتِكَ وَالسَّلَامَةَ مِنْ كُلِّ إِثْمٍ وَالْغَنِيمَةَ مِنْ كُلِّ بِرِّ وَالْفَوْزَ بِالْجَنَّةِ وَالنَّجَاةَ مِنَ النَّارِ
Ya Allah, pastikanlah hamba memperoleh rahmat-Mu, meraih ampunan-Mu, terbebas dari segala dosa, mendapat manfaat dari segala kebaikan, meraup keuntungan berupa surga, dan terlepas dari siksa neraka.
اللَّهُمَّ أَحْسِنُ عَاقِبَتَنَا فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا وَأَجِرْنَا مِنْ خِزْيِ الدُّنْيَا وَعَذَابِ الْآخِرَةِ
Ya Allah, baguskanlah akhir semua amal kami serta jauhkanlah kami dari hinanya dunia dan siksa akhirat.
اللَّهُمَّ اقْسِمْ لَنَا مِنْ خَشْيَتِكَ مَا تَحُولُ بِهِ بَيْنَنَا وَبَيْنَ مَعْصِيَتِكَ وَمِنْ طَاعَتِكَ مَا تُبَلِّغْنَا بِهَا جَنَّتَكَ وَمِنَ الْيَقِيْنِ مَا تُهَوِّنُ بِهِ عَلَيْنَا مَصَائِبَ الدُّنْيَا وَمَتِّعْنَا بِأَسْمَاعِنَا وَأَبْصَارِنَا وَقُوَّتِنَا مَا أَحْيَيْتَنَا وَاجْعَلْهُ الْوَارِثَ مِنَّا وَاجْعَلْ ثَأْرَنَا عَلَى مَنْ ظَلَمَنَا وَانْصُرْنَا عَلَى مَنْ عَادَانَا وَلَا تَجْعَلْ مُصِيبَتَنَا فِي دِينِنَا وَلَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَتِنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا وَلَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا مَنْ لَّا يَرْحَمُنَا
Ya Allah, berilah kami rasa takut kepada-Mu yang akan menghalangi kami dari berbuat maksiat. Anugerahilah kami ketaatan kepada-Mu yang akan menghantarkan kami (memasuki) surga-Mu. Curahkanlah keyakinan sehingga meringankan musibah hidup yang menimpa kami. Limpahkanlah kami kepuasan dalam pendengaran, penglihatan, dan kesehatan selama Engkau menghidupkan kami, serta jadikanlah semua itu sebagai warisan bagi kami. Hadirkanlah semua penuntut bagi siapa saja yang menzalimi kami. Tolonglah kami dalam menghadapi orang- orang yang memusuhi kami. Janganlah Engkau jadikan musibah dalam urusan agama kami. Janganlah Engkau jadikan dunia sebagai tujuan utama kami, dan tidak pula tujuan ilmu kami. Janganlah Engkau tempatkan kami di bawah kekuasaan orang-orang yang tidak menyayangi kami.
اللَّهُمَّ لَا تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلَّا غَفَرْتَهُ وَلَا هَمَّا إِلَّا فَرَّجْتَهُ وَلَا دَيْنَا إِلَّا قَضَيْتَهُ وَلَا حَاجَةً مِنْ حَوَائِجِ الدُّنْيَا وَالْآخِرَةِ إِلَّا قَضَيْتَهَا يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Ya Allah, janganlah Engkau sisakan sekecil dosa pun (bagiku) melainkan Engkau ampuni semuanya, janganlah Engkau tinggalkan sebersit keraguan pun (bagiku) melainkan Engkau hilangkan semuanya, janganlah Engkau tinggalkan sepeser utang pun (bagiku) melainkan Engkau lunasi semuanya, janganlah Engkau abaikan semuanya. Wahai Zat Yang Maha Pengasih dari segala pengasih.
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Ya Tuhan kami, anugerahkan kami kebaikan di dunia dan akhirat, serta jagalah kami dari siksa api neraka.
وَصَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْأَخْيَارِ وَسَلَّمَ تَسْلِيمًا كَثِيرًا.
Semoga Allah senantiasa memberikan salawat atas nabi kita Muhammad, keluarganya, dan para sahabatnya yang terpilih, serta salam yang berlimpah ruah.
Penutup
Demikian doa khatam Qur’an 30 juz lengkap beserta artinya. Pada bagian awal juga ada keutamaan beserta dalil dari atsar sahabat dan tabi’in.
Sebagai catatan, doa khatam Qur’an tidak harus sama seperti ini. Boleh berdoa dengan doa apa pun yang penting baik. Karena rangkaian doa di atas juga bukan doa yang Rasulullah ajarkan melainkan doa yang ulama susun. Demikian, semoga bermanfaat. Wallahu ‘alam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]
