Beranda Berita Indonesia Selain Reza, 5 Musisi Ini Juga Tinggalkan Dunia Selebriti Demi Agama

Selain Reza, 5 Musisi Ini Juga Tinggalkan Dunia Selebriti Demi Agama

19

Irvan Sembiring

Irvan SembiringJangan mengaku anak metal kalau tidak kenal Irvan Sembiring. Begitu kalimat di kalangan penggemar musik metal untuk menggambarkan popularitas Irvan Sembiring, pentolan grup band Rotor. Empat album kahir dari grup itu sejak 1992 hingga 1998.

Dalam keglamoran hidupnya, Irvan bertaubat dan meninggalkan musik. Ia kemudian aktif dalam mendalami agama dan menjadi aktifis dakwah. Pada tahun 2010, Irvan mengganti lagu-lagunya dengan lirik-lirik yang diambilnya dari nilai-nilai al Qur’an dan hadits.

Dik Doank

Dik DoankDik Doank lahir pada 21 September 1968. Pria yang memiliki nama lengkap Raden Rizki Mulyawan Kertanegara Hayang Denada Kusuma ini merupakan seorang penyanyi, presenter dan bintang iklan.

Pada 2006, Dik Doank memutuskan meninggalkan dunia hiburan. Ia meninggalkan popularitas dan gelimang materi demi berbagi manfaat pada sesama. Dik Doank kemudian mendirikan sekolah gratis dan aktif berdakwah. Misalnya pada malam tahun baru nanti, Dik Doank telah terjadwal mengisi muhasabah di Masjid Nurul Jannah PT Petrokimia Gresik.

Sakti Sheila on 7

Sakti Sheila on 7Mendahului Reza, Sakti Sheila on 7 meninggalkan dunia musik dan aktif menjadi dai Jamaah Tabligh. Kisahnya dimulai saat ia hendak terbang ke Malaysia untuk menerima penghargaan musik. Ketika menunggu pesawat, ia masuk ke sebuah toko buku dan tertarik pada buku berjudul “Menjemput Sakaratul Maut Bersama Rasulullah”.

Buku tersebut kemudian ia pelajari dan menjadi wasilah taubatnya. Sakti menjadi rajin beribadah dan mempelajari Islam. Ia kemudian bergabung dengan Jamaah Tabligh dan pada tahun 2006 khuruj selama empat bulan ke India, Pakistan dan Bangladesh. [Ibnu K/bersamadakwah]

19 KOMENTAR

  1. Kalau menurut sya musik emang bikin orang lupa segala nya (tidak eling) dan banyak modorot nya..
    Cuma dai sekrang mensiasati dakwah dengan musik.. seperti hal nya dengan selawatan..karna orang jaman sekarang tuh susah d ajak ke pengajian.. jdi dengan bgtu orang hapal dan trus musik nya d tingal kan..

  2. Masih banyak orang yang berpemahaman bahwa dakwah itu harus dilakukan oleh orang Alim,
    karena kebanyakan mreka masih menyamakan antara Dakwah, dengan ceramah, dengan pidato, dengan pengajian, walaupun saling berkaitan. padahal dakwah/mengajak kepada kebaikan itu nggak harus banyak ilmu.

  3. masalah halal haram masalah musik ane nggak bgitu faham, tapi ada yg bilang dengan musik, kita akan sangat-sangat sulit untuk menjadi orang yg bertaqwa, seperti penyakit walaupun mungkin tidak mematikan, tapi bisa melemahkan. maka bijaksanalah!

  4. Sekali haram tetap haram, jgn hanya karna kita suka musik atau pandai bermain musik lantas merubah hukum agama. Memakai alasan dakwah melalui syair sama dengan meminum khomar untuk alasan kesembuhan dsb. Rasulullah Saw dan para sahabat R.hum tentu sudah lebih dulu berdakwah denhan musik jika memang musik tidak diharamkan.

    Jika berdalih asal tidak melalaikan kita dari sholat dsb, ibaratkan membolehkan minum khomar asal tidak mabuk.

    Disinilah letak kelemahan umat Islam di jaman ini, kita seakan meragukan apa yg diucapkan Rasulullah Saw yg notabene adalah ucapan Allah Swt, dengan logika logika kita, olah pikir kita, seakan kita lebih bijaksana menentukan hukum suatu hal dibanding manusia paling mulia disisi Allah Swt, manusia yang karena Beliau Saw, Allah Swt menciptakan alam semesta beserta isinya.

  5. sebaik baiknya musik adalah dipergunakan pada saat yang penting dan berpahala. seperti suara azan yang beralunan nada atau bacaan ngaji yang beralunan nada atau bacaan imam saat sholat yang beralunan nada. tapi sekiranya musik dapat membantu hal2 yang bersifat psikologis seperti terapi ya silahkan karena bermanfaat.

  6. Komentar: haha di kira adzan, qiroah, ngaji apa nggak menggunakan unsur musik? merka menggunakan nada2 indah untuk melantunkan lafadz2 Allah, sampe pendengar bertasbih memuja Allah karna nada2 indah yang dilantuntan pada ayat2 Allah itu. kalau polapikir KAKU, brarti semua itu kharam mengingat dalil yang acung2kan itu mengharamkan musik. nhah lo.. hixiiixiiii…

  7. “Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Nya dan mereka menjadi bergolongan, tidak ada sedikitpun tanggung jawabmu atas mereka. Sesungguhnya urusan mereka hanyalah terserah kepada Allah, kemudian Allah akan memberitahukan kepada mereka apa yang telah mereka perbuat” (QS. Al An’am: 159)

    Jangan lah kita bercerai berai karna kita saudara..
    Maaf sebelumnya

  8. kmbali ke awal, salut utk beliau yg memutuskn meninggalkn glamor keartisan menuju hidup penuh pengabdian pada Allah. saya husnuzdon pada mereka semua

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.