Beranda Tazkiyah Dzikir Ayat Kursi – Bacaan Arab Latin, Arti, dan 10 Keutamaannya

Ayat Kursi – Bacaan Arab Latin, Arti, dan 10 Keutamaannya

Ayat kursi

Ayat kursi merupakan ayat paling agung dalam Al-Qur’an dengan keutamaan yang luar biasa. Bagaimana arti dan tafsirnya, apa saja keutamaan dan manfaatnya? Ini penjelasan lengkapnya beserta tulisan Arab dan latin.

Ayat Kursi Arab Latin dan Artinya

Ayat kursi tidak lain adalah Surat Al-Baqarah ayat 255. Berikut ini tulisan Arab dan latin beserta artinya:

اَللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ ۗ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ ۖ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُ

(Alloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum, laa ta’khudzuhuu sinatuw walaa naum. Lahuu maa fissamaawaati wa maa fil ardli man dzal ladzii yasyfa’u ‘indahuu illaa biidznih, ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum wa laa yuhiithuuna bisyai’im min ‘ilmihii illaa bimaa syaa’ wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardlo walaa ya’uuduhuu hifdhuhumaa wahuwal ‘aliyyul ‘adhiim)

Artinya:
Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapa yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.

Baca juga: Surat Ali Imran Ayat 190-191

10 Keutamaan Ayat Kursi

Keutamaan ayat kursi sangat banyak dan luar biasa. Mulai dari kedudukan ayat kursi sebagai pemimpin ayat Al Qur’an, untuk perlindungan, kunci jodoh dan rezeki, hingga balasan surga. Berikut ini 10 keutamaan ayat kursi yang bersumber dari sejumlah hadits:

1. Pemimpin ayat Al-Qur’an

Ayat ini merupakan pemimpin dan penghulu Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam:

لِكُلِّ شَىْءٍ سَنَامٌ وَإِنَّ سَنَامَ الْقُرْآنِ سُورَةُ الْبَقَرَةِ وَفِيهَا آيَةٌ هِىَ سَيِّدَةُ آىِ الْقُرْآنِ هِىَ آيَةُ الْكُرْسِىِّ

Segala sesuatu itu mempunyai puncaknya dan puncak Al-Qur’an adalah surat Al-Baqarah, di dalamnya terdapat sebuah ayat pemimpin semua ayat Al-Qur’an yaitu ayat kursi. (HR. Tirmidzi)

2. Doa mustajabah

Siapa yang membaca ayat kursi lalu berdoa, Allah akan mengabulkan doanya. Sebab di dalamnya ada asma Allah yang paling agung, yakni al hayyu al qayyuum.

اسْمُ اللَّهِ الأَعْظَمُ الَّذِى إِذَا دُعِىَ بِهِ أَجَابَ فِى سُوَرٍ ثَلاَثٍ الْبَقَرَةِ وَآلِ عِمْرَانَ وَطَهَ

Asma Allah yang paling Agung yang apabila dibaca dalam doa pasti dikabulkan ada dalam tiga tempat yaitu surat Al-Baqarah, surat Ali Imran, dan surat Thaha. (HR. Ibnu Majah)

Tiga ayat yang dimaksud dalam hadits ini adalah Surat Al Baqarah ayat 255 (ayat kursi), Surat Ali Imran ayat 1-2, dan Surat Thaha ayat 111.

3. Ayat yang paling agung

Sebagaimana jawaban Rasulullah atas pertanyaan Abu Dzar.

قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّمَا أُنْزِلَ عَلَيْكَ أَعْظَمُ قَالَ آيَةُ الْكُرْسِىِّ , اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَىُّ الْقَيُّومُ

Aku (Abu Dzar) bertanya, “Ya Rasulullah, di antara ayat yang diturunkan kepadamu, manakah yang paling agung?” Beliau bersabda, “Ayat kursi, yakni Allaahu laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuum.” (HR. Ahmad)

Hadits Ubay bin Ka’ab dalam riwayat Imam Ahmad juga menunjukkan hal yang sama, saat Rasulullah menguji Ubay dengan pertanyaan ayat apa yang paling agung.

4. Perlindungan dari jin dan setan

Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu pernah menangkap syetan dari kalangan jin, lalu jin itu mengungkapkan kelemahannya.

إِذَا أَوَيْتَ إِلَى فِرَاشِكَ فَاقْرَأْ آيَةَ الْكُرْسِىِّ لَنْ يَزَالَ مَعَكَ مِنَ اللَّهِ حَافِظٌ وَلاَ يَقْرَبُكَ شَيْطَانٌ حَتَّى تُصْبِحَ

Apabila engkau mendatangi tempat tidur, bacalah Ayat Kursi, niscaya Allah akan senantiasa menjagamu dan setan tidak akan mendekatimu hingga waktu pagi.

Ketika Abu Hurairah menceritakan hal itu kepada Rasulullah, beliau bersabda:

صَدَقَكَ وَهْوَ كَذُوبٌ ذَاكَ شَيْطَانٌ

Dia berkata benar kepadamu padahal dia adalah pendusta. Dia itu setan. (HR. Bukhari)

5. Kelemahan jin dan tukang sihir

Dalam hadits riwayat Ibnu Hibban, Ka’ab bin Malik radhiyallahu ‘anhu juga pernah menangkap jin. Lantas Ka’ab bertanya:

فماالذي يحرزنا منكم

Hal apakah yang dapat melindungi kami dari gangguan kalian?

Jin itu pun mengungkapkan kelemahan jin, termasuk kelemahan tukang sihir.

هذه الآية آية الكرسي

Ayat ini, yakni ayat kursi.

Ketika Ka’ab menceritakan hal itu kepada Rasulullah, beliau membenarkannya.

6. Seperempat Al-Qur’an

Dalam hadits riwayat Imam Ahmad, Rasulullah memerintahkan seorang laki-laki yang belum menikah karena tidak memiliki biaya untuk membaca Surat Al Ikhlas, Al Kafirun, Al Zalzalah, An Nashr, dan ayat kursi.

أَلَيْسَ مَعَكَ آيَةُ الْكُرْسِيِّ {اللَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ} ؟ قَالَ : بَلَى . قَالَ : رُبُعُ الْقُرْآنِ

“Bukankah kamu telah hafal ayat kursi (Allahu laa ilaha illa huwa)?” Laki-laki itu menjawab, “Benar.” Nabi sallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “seperempat Al Quran.” (HR. Ahmad)

7. Kunci rezeki dan jodoh

Hadits riwayat Imam Ahmad di atas mengisyaratkan bahwa siapa yang mengamalkan ayat kursi, insya Allah Dia akan membukakan pintu rezeki dan mendapatkan jodoh.

8. Baca pagi, terlindungi hingga petang

Siapa yang membaca ayat kursi di pagi hari, Allah akan memberikan perlindungan kepadanya hingga petang.

إِذَا قَرَأَتْهَا حِيْنَ تُمْسِي أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُصْبِحَ

Siapa yang membaca ayat kursi pada pagi hari, maka ia akan dilindungi hingga petang. (HR. Hakim; shahih)

9. Baca petang, terlindungi hingga pagi

Sebaliknya, siapa yang membaca ayat kursi pada waktu petang, Allah akan memberikan perlindungan kepadanya hingga pagi.

إِذَا قَرَأَتْهَا غُدْوَةً أُجِرَتْ مِنَّا حَتَّى تُمْسِيَ

Siapa yang membaca ayat kursi pada petang hari, maka ia akan dilindungi hingga pagi. (HR. Hakim; shahih)

10. Kunci masuk surga

Jika keutamaan-keutamaan sebelumnya terkait dengan perlindungan, rezeki, dan jodoh di dunia, keutamaan kesepuluh ini merupakan keutamaan yang lebih besar lagi. Yakni kunci masuk surga.

مَنْ قَرَأَ آيَةَ الْكُرْسِيِّ دُبُرَ كُلِّ صَلاةٍ مَكْتُوبَةٍ لَمْ يَمْنَعْهُ مِنْ دُخُولِ الْجَنَّةِ، إِلا الْمَوْتُ

Barang siapa membaca ayat kursi sehabis setiap shalat fardhu maka tiada penghalang baginya untuk memasuki surga kecuali hanya mati. (HR. Thabrani)

Baca juga: Asmaul Husna

Tafsir Singkat Ayat Kursi

Ayat Kursi diawali dengan pernyataan keesaan Allah. Bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah kecuali Dia. Dialah yang hidup kekal abadi, tidak berpermulaan dan takan pernah mati. Dia terus menerus mengurus seluruh makhluk-Nya, tanpa pernah lelah dan lalai. Dia juga tidak pernah mengantuk dan tidak pernah tidur. Mengisyaratkan kesempurnaan dari segala bentuk kekurangan dan kelemahan.

Segala yang ada di langit dan di bumi adalah milik Allah. Segala yang ada di alam semesta ini, di planet dan di galaksi mana pun adalah milik-Nya. Seluruhnya adalah makhluk Allah dan kepunyaan-Nya.

Sebagai pemilik dan penguasa, Allah kuasa untuk bertindak sekehendak-Nya dan memberikan pertolongan kepada siapa yang Dia kehendaki. Sebaliknya, tidak ada yang bisa memberikan syafaat atau pertolongan kecuali dengan izin-Nya.

Allah Maha Mengetahui segala sesuatu. Baik apa yang ada di depan mereka maupun di belakang mereka. Baik dalam pengertian secara harfiah maupun secara majazi, yakni masa depan dan masa lalu. Allah mengetahui semuanya.

Sedangkan manusia, pada hakikatnya mereka tidak memiliki pengetahuan apa pun kecuali dengan kehendak-Nya. Semua pengetahuan dan ilmu itu dari Allah dan manusia tidak mengetahui sedikitpun dari ilmu Allah itu kecuali atas kehendak-Nya.

Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Sayyid Qutb dalam Tafsir Fi Zilalil Quran menjelaskan, kursi itu identik dengan kekuasaan. Bahwa kekuasaan Allah itu adalah kekuasaan yang sempurna, meliputi seluruh alam semesta termasuk langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat untuk memelihara langit dan bumi itu.

Surat Al Baqarah ayat 255 ini kemudian ditutup dengan dua sifat Allah. Mahatinggi lagi Mahabesar. Dua sifat yang menunjukkan kesempurnaan Allah Azza wa Jalla dan hanya Dia yang memilikinya.

Baca juga: Isi Kandungan Ayat Kursi

Kisah Keajaiban Ayat Kursi

Dengan keutamaan atau fadhilah yang begitu dahsyat, tidak heran jika banyak kisah ajaib dari orang-orang yang mengamalkan ayat kursi. Terutama terkait dengan perlindungan, baik dari gangguan jin dan setan maupun perlindungan dari bahaya-bahaya lain yang mengancam keselamatan.

Sewaktu pindah ke Banda Aceh pasca Tsunami, Deri dan tetangganya sering takut dengan penampakan. Juga ada suara ketok-ketok di malam hari padahal tidak ada tamu. Setelah rutin membaca ayat kursi, suara ketok-ketok itu tak lagi terdengar. Penampakan yang sering jadi perbincangan juga lama-lama hilang.

Pembaca BersamaDakwah lainnya cerita, teman kantornya tiba-tiba kesurupan. Masalahnya, kantor itu jauh dari pesantren dan ustadz. Di tengah suasana panik itu, kepala kantor berinisiatif membacakan ayat kursi.

“Kupegang kepala Adi lalu kubacakan ayat kursi. Bacaan itu mungkin yang paling khusyu’ sepanjang hidupku. Aku sangat berharap pertolongan Allah agar Dia mengembalikan kesadaran stafku itu.”

Dengan izin Allah, karyawan tersebut sadar dan bebas dari kesurupan.

Pengalaman tak kalah menakjubkan dialami oleh Adud. Banyak kejadian yang menurutnya tak masuk akal telah membuatnya selamat. Misalnya saat berkendara Semarang-Ungaran. Menurut logika, ia sudah tertabrak waktu itu. Ternyata tidak kena. Pada waktu yang lain, menurut perhitungan normal, ia tertimpa dahan besar, tetapi kemudinya belok sendiri. Ia selamat. Pernah juga masuk lobang, justru orang lain yang terperosok.

“Setiap keluar rumah, saya berwudhu dan membaca ayat kursi,” tuturnya.

Andrianto pernah mengalami keajaiban serupa. Ia pernah memacu sepeda motor Ninja dengan kencang. Menyalip mobil box Toyota Dina Rino di jalan Coran yang sempit. Jalan ini sebenarnya tidak mungkin dilalui oleh tiga kendaraan sekaligus. Saat ia menyalip, ternyata ada Toyota Avanza masuk bersamaan. Alhamdulillah ia selamat.

Baca juga: Doa Iftitah

Penutup

Keutamaan yang luar biasa dari Surat Al Baqarah ayat 255 ini berpangkal dari kandungan maknanya. Ia berisi penjelasan kalimat tauhid yang darinya terumus pendirian dan pegangan seorang muslim sehingga berani menghadapi segala tantangan hidup. Tauhid yang kokoh inilah yang membuatnya terhubung dengan Allah dan berbuah perlindungan. Darinya pula muncul keberanian sehingga tidak takut dengan jin dan setan yang semuanya hanyalah makhluk Allah.

Demikian bacaan ayat kursi, tulisan Arab latin, artinya, keutamaan, dan kisah keajaibannya. Semoga kita semakin mencintainya, suka membaca dan mengamalkannya. Wallahu a’lam bish shawab. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]

3 KOMENTAR

  1. Subahanallah.. memang sangat ajaib ayat kursi. Paling ditakuti setan dan jin. Tak perlu jauh2 cari perlindungan cukup baca ayat ini

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.