Home Keluarga Mengapa Anak Aa Gym Berinisial “G” Semua?

Mengapa Anak Aa Gym Berinisial “G” Semua?

23371
0
Ninih Muthmainah dengan anak-anak perempuannya. Dok: Ghaida

Setiap orangtua punya alasan khusus ketika menamakan anaknya. Sebab, kata Rasulullah SAW nama adalah doa. Dalam sebuah keluarga, selalu ada hal yang unik dalam pemberian nama.

Satu diantara contohnya adalah pendakwah kondang KH. Abdullah Gymnastiar. Ustadz yang punya panggilan masyhur Aa Gym ini memiliki anak yang namanya berinisial “G” semua. Ghaida Tsurayya, Ghazi Al Ghifari, Ghina Roudlotul Jannah, Ghaitsa Zahira Shofa, Ghefira Nur Fathimah, Ghaza Al Ghazali dan Gheriyya Rahimah.

Apa alasan Aa Gym memberi nama anaknya berinisial “G” semua?

“Ya bagus aja kayaknya. Nggak ada ada aturan, nggak ada paksaan. Karena ada artinya dari masing-masing nama G,” kata anak kedua Aa Gym, Ghazi Al Ghifari ketika berbincang dengan BersamaDakwah, Kamis (16/2/2017).

Sebagai anak laki-laki pertama, Ghazi tak benar-benar ingat arti dari nama-nama saudaranya. “G diambil dari huruf ‘ghoin’. Tapi saya nggak hafal arti-artinya,” ucapnya, lantas tertawa. Yang ia ingat, Ghina itu kaya dan Ghazi artnya pemberani dan penakluk.

Dari bunda Rini, begitu kata Ghazi memanggil istri kedua Aa Gym, juga ada yang berinisial “G”.

“Anak Bunda juga yang keempat ada G-nya. Muhammad Ghaisan Dhiyya Addin. Sementara tiga anak laki-laki yang sebelum ketemu Bapa, dari huruf ‘D’ semua. Dipta, Ditra dan Dhiyya. Tapi Dhiyya pengennya dipanggil Muhammad he-he-he,” ungkap suami dari Sarah Natalia Ismail itu.

Tak hanya anak Aa Gym yang berinisial G, tapi juga cucunya. Ghaida Tsurayya, sulung Aa Gym, memiliki anak berinisial G yakni Gherisa Hanifa, si kembar Ghaziran Hanafi dan Ghazirin Hanafi serta yang baru lahir pada 8 Januari lalu bernama Ghazlin Qalbi Hanifa. Dan anak Ghazi sendiri juga berinisial G yakni Ghazain Alghifari dengan nama depan Muhammad seperti ayahnya.

“Teh Ghaida mah, karena pengin aja nerusin he-he-he. Kalau saya? Sama, pengen aja gitu, Kang,” katanya, hangat.

“Intinya sih (Bapa) nggak ada alasan khusus secara hukum Islam maupun keluarga. Dari artinya bagus, diharapkan semoga nama bagus menjadi doa bagi anaknya dan bagus saja nama-namanya dari G,” ungkap Ghazi. [Paramuda/BersamaDakwah]

Komentar