Surat Al-An’am Ayat 3 dan Artinya
وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ (٣)
Dan Dialah Allah (yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan. (QS. Al-An’am: 3)
| < Al-An’am ayat 2 | Al-An’am ayat 4 > |
Surat Al-An’am Ayat 3 Arti per Kata
| dan Dia | وَهُوَ |
| Allah | اللَّهُ |
| di | فِي |
| langit | السَّمَاوَاتِ |
| dan di | وَفِي |
| bumi | الْأَرْضِ |
| Dia mengetahui | يَعْلَمُ |
| apa yang kalian rahasiakan | سِرَّكُمْ |
| dan apa yang kalian lahirkan | وَجَهْرَكُمْ |
| dan Dia mengetahui | وَيَعْلَمُ |
| apa | مَا |
| kalian kerjakan | تَكْسِبُونَ |
Baca juga: Surat Yasin
Tafsir Surat Al-An’am Ayat 3
Berikut ini tafsir Surat Al-An’am ayat 3 dari Tafsir Al-Muyassar karya Syekh ‘Aidh Al-Qarni serta Tafsir Jalalain karya Imam Jalaluddin Al-Mahalli dan Imam Jalaluddin As-Suyuti. Lalau, Tafsir Al-Wajiz karya Syekh Wahbah Az-Zuhaili. Terakhir, Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir.
Tafsir Al-Muyassar
Dia Subhanahu wa Ta’ala yang berhak atas penyembahan dan penghambaan. Hanya Dia yang berhak disembah oleh para malaikat yang ada di langit dan manusia yang di bumi. Siapa saja yang menyembah dan mengesakan-Nya adalah orang-orang beriman.
Dia Subhanahu wa Ta’ala mengetahui niat yang mereka sembunyikan, juga ucapan dan perbuatan mereka, baik yang mereka rahasiakan maupun mereka nyatakan. Begitu pula segala kebaikan dan keburukan yang mereka usahakan. Pengetahuan-Nya ini akan menyempurnakan pahala atau siksa bagi mereka di hari kiamat.
Tafsir Jalalain
Dan Dialah Allah yang berhak untuk disembah dan dipuja baik di langit maupun di bumi, Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan hal-hal yang kamu sembunyikan dan hal-hal yang kamu tampakkan di antara kamu sekalian dan mengetahui pula apa yang kamu usahakan perkara baik dan perkara buruk yang kamu ketahui.
Tafsir Al-Wajiz
Dialah Allah berhak disembah. Dzat yang mengatur langit dan bumi. Dzat yang mengetahui rahasia kalian, yaitu apa yang kalian sembunyikan di dalam dada kalian, dan pernyataan terang-terangan kalian, yaitu ucapan dan tindakan yang kalian tampakkan. Dan Dzat yang mengetahui perbuatan kalian yang baik atau yang buruk, dan akan membalas kalian sesuai amal tersebut.
Tafsir Ibnu Katsir
وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ
Dan Dialah Allah (yang disembah), baik di langit maupun di bumi; Dia mengetahui apa yang kamu rahasiakan dan apa yang kamu lahirkan dan mengetahui (pula) apa yang kamu usahakan. (QS. Al-An’am: 3)
Para mufasir berbeda pendapat mengenai ayat ini dalam beberapa pendapat, setelah mereka sepakat bahwa pendapat pertama kelompok Jahmiyyah adalah keliru. Jahmiyah mengatakan bahwa Allah berada di setiap tempat. Mereka menjadikan ayat ini sebagai dalil untuk pendapat tersebut.
Pendapat yang paling benar adalah bahwa makna ayat tersebut: Dialah Allah yang disembah di langit dan di bumi. Maksudnya, penghuni langit dan penghuni bumi menyembah-Nya, mentauhidkan-Nya, dan mengakui-Nya sebagai satu-satunya Tuhan. Mereka menyebut-Nya dengan nama Allah dan berdoa kepada-Nya dalam keadaan berharap maupun takut, kecuali orang-orang dari kalangan jin dan manusia yang kafir.
Menurut pendapat ini, ayat tersebut serupa dengan firman Allah:
وَهُوَ الَّذِي فِي السَّمَاءِ إِلَهٌ وَفِي الْأَرْضِ إِلَهٌ
Dan Dialah yang menjadi Tuhan di langit dan Tuhan di bumi. (QS. Az-Zukhruf: 84)
Maksudnya: Dia adalah Tuhan bagi siapa saja yang berada di langit dan Tuhan bagi siapa saja yang berada di bumi.
Dengan demikian, firman Allah “Dia mengetahui apa yang kalian rahasiakan dan apa yang kalian tampakkan” merupakan khabar (berita) atau haal (keterangan keadaan).
Pendapat kedua: Yang dimaksud adalah bahwa Allah adalah Zat yang mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi, baik yang tersembunyi maupun yang tampak. Dengan demikian, kata “يَعْلَمُ” (Dia mengetahui) berkaitan dengan frasa “فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ” (di langit dan di bumi).
Perkiraan maknanya adalah:
وَهُوَ اللَّهُ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ فِي السَّمَاوَاتِ وَفِي الْأَرْضِ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ
Dan Dialah Allah, yang mengetahui rahasia dan apa yang kalian tampakkan di langit dan di bumi, dan Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan.
Pendapat ketiga: Firman Allah “وَهُوَ اللَّهُ فِي السَّمَاوَاتِ” (Dan Dialah Allah di langit) dianggap sebagai waqaf tam (tempat berhenti yang sempurna). Kemudian dimulai kalimat baru:
وَفِي الْأَرْضِ يَعْلَمُ سِرَّكُمْ وَجَهْرَكُمْ وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ
Dan di bumi, Dia mengetahui apa yang kalian rahasiakan dan apa yang kalian tampakkan, serta Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan.
Pendapat inilah yang dipilih oleh Ibnu Jarir Ath-Thabari.
Adapun firman Allah “وَيَعْلَمُ مَا تَكْسِبُونَ” (dan Dia mengetahui apa yang kalian kerjakan), maksudnya adalah seluruh amal perbuatan mereka, baik yang berupa kebaikan maupun keburukan.
| < Sebelumnya | Surat | Berikutnya > |
| Al-An’am ayat 2 | Al-An’am | Al-An’am ayat 4 |
