Beranda Ilmu Islam Al Quran Mengapa Surat At Taubah Tanpa Bismillah?

Mengapa Surat At Taubah Tanpa Bismillah?

23
Surat At Taubah (pusatalquran.com)

Seorang muslim pernah bertanya kepada Syaikh DR Yusuf Qardhawi mengapa di awal surat At Taubah tidak dicantumkan bismillah? Sedangkan 113 surat lainnya selalu didahului dengan bismillah.

Pertanyaan tersebut dijawab Syaikh DR Yusuf Qardhawi sebagai berikut:

Ada sejumlah pendapat di kalangan ulama tentang tidak dicantumkannya basmalah dalam Surat At Taubah. Adapun pendapat yang paling kuat adalah pendapat Ali bin Abu Thalib radhiyallahu ‘anhu. Beliau menjelaskan, “Bismillahirrahmanirrahiim adalah suatu kedamaian, sedangkan surat At Taubah diturunkan tanpa kedamaian.”

Maksudnya, surat At Taubah diturunkan dengan menyatakan pemutusan ikatan dan perjanjian antara kaum muslimin dan kaum musyrikin kecuali beberapa perjanjian yang menyebutkan batas waktu tertentu. Itupun dengan syarat tidak dikhianati dan tidak dirusak oleh kaum musyrikin.

Ketika itu kaum musyrikin berulah merusak perjanjian damai dengan bekerja sama dengan kaum Yahudi, sehingga tidak ada lagi ikatan perjanjian dan jaminan dari kaum muslimin bagi mereka. Tidak ada lagi peraturan yang harus diberlakukan kepada kaum musyrikin. Tidak ada lagi tanggung jawab moral bagi umat Islam untuk menjamin perdamaian dengan mereka. Islam membuat perhitungan dengan mereka karena mereka mengkhianati kaum muslimin.

بَرَاءَةٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى الَّذِينَ عَاهَدْتُمْ مِنَ الْمُشْرِكِينَ

“(Inilah pernyataan) pemutusan hubungan dari Allah dan Rasul-Nya (yang dihadapkan) kepada orang-orang musyrikin yang kamu (kaum muslimin) telah mengadakan perjanjian (dengan mereka).” (QS. At Taubah: 1)

Basmalah yang mendahului 113 surat dalam Al Qur’an senantiasa disertai dua sifat Allah; ar rahman dan ar rahim. Kalimat ini merupakan jaminan kedamaian dan ketenteraman bagi setiap orang. Ar Rahman adalah sifat pengasih Allah yang memberikan nikmat di dunia kepada seluruh manusia tanpa memandang agama. Ar Rahim adalah sifat Allah yang memberikan kasih sayang di akhirat nanti khusus bagi kaum muslimin. Keduanya bernuansa kedamaian. Sedangkan surat At Taubah lebih banyak memerintahkan umat Islam agar memerangi kaum musyirikin yang telah melanggar perjanjian dan mengkhianati umat Islam.

Wallahu a’lam bish shawab. [Ibnu K/bersamadakwah]

*Disarikan dari fatwa Syaikh DR Yusuf Qardhawi dalam Fatawa Mu’ashirah (Fatwa-Fatwa Kontemporer)

23 KOMENTAR

  1. bismillahirrahmanirrahiim
    At Taubah yg berarti pengampunan berhubung kata At Taubah berulang kali disebut dlm surat ini. Dinamakan juga dengan “Baraah” yg berarti berlepas diri yg disini mksudnya pernyataan pemutusan perhubungan, dsebabkn kbnyakan pokok pmbicarannya ttg pernyataan pemutusan perjanjian damai dg kaum musyrikin. Atau karena surat ini adalah pernyataan perang total dg arti bahwa segenap kaum muslimin dikerahkan utk memerangi seluruh kaum musyrikin, sdngkan basmallah bernafaskan perdamaian dan cinta kasih Allah. Sumber :Al Qur’an dan terjemahnya hadiah dari Khadim al Haramain asy Syarifain (pelayan kedua tanah suci) Raja Fahd ibn’Abd al’Aziz Al Sa’ud.

  2. Sebahagian ahli tafsir mengatakan bahwa: kalau tidaklah karena ketentuan Allah, maka mereka akan memandang surat Al Anfaal dan surat At Tau ah sebagai satu surat.

    • إِنَّهُ مِنْ سُلَيْمَانَ وَإِنَّهُ بِسْمِ الَّهِ الرَّحْمَٰنِ الرَّحِيمِ

      (30). innahu min sulaymaana wa-innahu bismi allaahi alrrahmaani alrrahiimi

      Arti : (30). Sesungguhnya surat itu, dari Sulaiman dan sesungguhnya (isi) nya:” Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.

  3. Komentar:…tidaklah kami utus engkau muhammad keculi utk menjadi rahmat seluruh alam,artinya syareat yg dibawa nabi muhammad kasihtermasuk syareat ttg perang.

  4. Misalkan kita membaca surat at_taubah diawal tidak dengan basmallah tapi menggunakan tauzd apa boleh? Dan misalkan kita terhenti membaca dipertengahan surat taubah dan ingin menyambung kembali, apakah boleh menggunakan bismillah? Tolong penjelasannya! terimakasih.

  5. Maaf JK salah, ini hanya pandangan saya JK benar itu yg saya harapkan dari Allah,
    Sebab tiadanya bismilah di surat at Taubah dikarenakan di dalam surat at-taubah ada Nama Kekasihnya, Allah takkan memakai Namanya Karena Cintanya.
    Wallahibisawaf. Semoga anda menemukan nama kekasihnya, dan semangkon bahagia karenanya, Amin ya rabbal ‘alamin.

  6. Semua pendapat ulama selama tdk menyelisihi ayat Al-Qur,an dan assunnah bisa diterima, Namun manakah yg kebih tinggi ijtihad ulama dg ilmu yg dimiliki sayyidina Ali ra? Beliau hidup dizaman wahyu itu diturunkan. Maka selayaknyalah kita yakin dg mengikuti apa yg dikatakan sayyidina Ali ra tentang hal ini.

  7. Assalamualaikum..terima kasih dgn info yg diberikan….saya minta tolong admin….iklan di web page ini di ‘hide’ kan kerana bertentangan dgn nilai islam…contohnye.. iklan bikini drpd zalora…

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.