Beranda Suplemen Motivasi Rumus (Dijamin) Kuat Bisnis

Rumus (Dijamin) Kuat Bisnis

ilustrasi @slideplayer.hu

Lanjutan dari Rumus (Dijamin) Kuat Bisnis

Targeted Market (Pasar yang Tertarget/Jelas)

Sebelum menghasilkan produk, seorang pelaku bisnis harus menentukan pasar yang hendak dia tuju. Pasar harus jelas. Dikategorikan berdasarkan usia, kecenderungan, gaya hidup, dan seterusnya. Jangan memetakan pasar dengan global atau sesuka hati, sebab dampaknya adalah laku atau gulung tikarnya bisnis yang kita bangun.

Pakaian misalnya, kita harus menentukan akan dijual ke mana. Apakah anak-anak kampung, anak-anak perkotaan yang gaul, anak-anak perkotaan di sekolah Islam, dan seterusnya.

Pasar orang dewasa pun demikian. Harus dipetakan dengan jeli antara selera umum, para pekerja keras di lapangan, karyawan perkantoran, hingga mereka yang bergaya parlente dan eksklusif.

Ketika seorang pelaku bisnis salah menentukan pasar, maka produk yang dia hasilkan berpeluang gagal sebelum sampai di pasar, atau berputar-putar di pasar dengan tanpa pembeli. Lalu berakhir mengenaskan.

The Right Channel (Kanal yang Tepat)

Inilah yang menjembatani antara produk yang kuat dengan pasar yang jelas. Kanal yang tepat. Banyak sekali bisnis dengan produk bagus dan pasar yang menjanjikan tapi harus menumpuk di gudang lantaran tidak menemukan saluran (kanal) yang optimal.

Pelaku bisnis harus pandai melihat peluang untuk menggunakan berbagai kanal. Apakah dengan membuka cabang, membuka kemitraan (agen), atau dengan menitipkan di toko-toko atau pusat perbelanjaan yang sudah memiliki kunjungan pasti tiap hari, bulan dan tahunnya.

Penting juga diperhatikan terkait biaya yang sesuai dengan anggaran bisnis yang kita miliki. Agar harga jual tidak terlalu tinggi dan peluang pasar tetap terbuka manis.

Akhirnya, bisnis ialah tentang mencoba berbagai pola. Pebisnis dituntut untuk senantiasa terbuka pikirannya, mencoba berbagai strategi, menemukan, mematenkan langkah terbaik, dan senantiasa melakukan inovasi karena zaman bergerak sangat cepat.

Ketika seorang pelaku bisnis berhenti melakukan inovasi baru, saat itulah bisnis mulai stagnan dan perlahan menemukan kuburnya.

Sebaliknya, orang-orang kreatif yang memiliki jutaan solusi, dialah yang akan memenangkan pertarungan bisnis yang kian hari semakin ganas.

Dan yang paling menarik dari pemaparan coach muda penuh talenta ini ialah kalimat, “Tapi saya rasa, ketika kita siap dan niatnya karena Allah, Insya Allah pasti dibantu oleh Allah Subhanahu Wa Ta’ala.”

Wallahu a’lam. [Pirman/BersamaDakwah]