Home Ilmu Islam Fiqih Tata Cara, Niat, Doa dan Keutamaan Sholat Tahajud Lengkap

Tata Cara, Niat, Doa dan Keutamaan Sholat Tahajud Lengkap

17797
14
sholat tahajud
sholat tahajud (ummi-online.com)

Sholat Tahajud adalah sholat yang sangat istimewa. Satu-satunya sholat sunnah yang perintahnya langsung disebutkan dalam Al Qur’an disertai dengan keutamaannya. Maka sholat sunnah apa yang bisa menandinginya?

Apa saja keutamaan sholat tahajud, bagaimana tata cara, niat dan doanya? Insya Allah akan dibahas secara lengkap dalam artikel ini.

Hukum Sholat Tahajud

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al Qur’an mengenai sholat sunnah paling istimewa ini:

وَمِنَ اللَّيْلِ فَتَهَجَّدْ بِهِ نَافِلَةً لَكَ عَسَى أَنْ يَبْعَثَكَ رَبُّكَ مَقَامًا مَحْمُودًا

“Dan pada sebagian malam hari bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.” (QS. Al Israa’: 79)

Awalnya, sholat ini wajib bagi kaum muslimin. Setelah turun perintah sholat lima waktu, sholat ini menjadi sunnah muakkadah (sunnah yang sangat dianjurkan) bagi kaum muslimin. Sedangkan khusus bagi Rasulullah, sholat ini hukumnya wajib sehingga beliau tidak pernah meninggalkannya.

Keutamaan Sholat Tahajud

Keutamaannya sangat luar biasa, yang membuat kita seharusnya termotivasi untuk membiasakan diri mengamalkannya.

1. Kedudukan Terpuji

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Isra ayat 79 di atas, siapa yang ahli sholat tahajud akan diangkat Allah ke tempat/kedudukan terpuji.

2. Kunci Masuk Surga

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Sebarkanlah salam, berilah makan (orang-orang yang membutuhkan), sambungkanlah silaturrahim, dan shalatlah pada malam hari ketika orang lain sedang tidur; niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Tirmidzi)

3. Sholat Sunnah Paling Utama

Tahajud yang juga disebut qiyamul lail atau sholat lail merupakan sholat sunnah yang paling utama. Sebagaimana sabda Rasulullah:

أَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ قِيَامُ اللَّيْلِ

“Sholat yang paling afdhol setelah sholat fardhu adalah sholat malam” (HR. An Nasa’i)

4. Kemuliaan dan Kewibawaan

Selain mendapatkan kedudukan mulia di akhirat kelak, orang-orang yang ahli shalat tahajud juga akan mendapatkan kedudukan yang mulia di dunia. Allah akan memberinya kemuliaan dan kewibawaan.

وَاعْلَمْ أَنَّ شَرَفَ الْـمُؤْمِنِ قِيَامُهُ بِاللَّيْلِ

“Dan ketahuilah, bahwa kemuliaan dan kewibawaan seorang mukmin itu ada pada shalat malamnya” (HR. Hakim; hasan)

5. Doanya Dikabulkan

Orang yang mengerjakan sholat tahajud kemudian berdoa, insya Allah doanya dikabulkan Allah. Apalagi jika ia melakukannya di sepertiga malam yang terakhir.

6. Kebiasaan Orang Shalih

Sholat ini merupakan kebiasaan orang-orang shalih terdahulu. Maka siapa yang saat ini senantiasa mengerjakannya, maka ia pun tercatat sebagai orang-orang yang shalih sebagaimana mereka.

“Biasakanlah dirimu untuk shalat malam karena hal itu tradisi orang-orang shalih sebelummu, mendekatkan diri kepada Allah, menghapus dosa, menolak penyakit, dan pencegah dari dosa.” (HR. Ahmad)

7. Penghapus dan Pencegah Dosa

Setiap orang pasti memiliki dosa. Dosa-dosa yang kecil bisa berguguran dengan menjalankan sholat sunnah ini sebagaimana hadits di atas.

Yang lebih istimewa lagi, tahajud juga bisa mencegah seseorang dari perbuatan dosa. Orang yang melazimkan tahajud akan mendapatkan taufiq dari Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga dirinya terjauhkan dari maksiat dan dosa.

8. Menolak Penyakit

Di antara keutamaan tahajud adalah menolak penyakit. Dengan izin Allah, orang-orang yang mengamalkan shalat sunnah ini akan dijaga kesehatannya dan dijauhkan dari penyakit. Keutamaan ini telah terbukti secara medis. Baca: Rahasia Shalat Tahajud

Waktu Sholat Tahajud

Tahajud adalah shalat sunnah yang dikerjakan setelah tidur. Waktunya terbentang mulai setelah isya’ hingga sebelum Subuh, dengan didahului tidur. Dan waktu paling utamanya adalah di sepertiga malam yang terakhir.

Tata Cara

Tata cara sholat tahajud pada dasarnya sama dengan sholat sunnah pada umumnya. Sebelum sholat disyaratkan suci dari hadats kecil dan hadats besar; suci badan, pakaian dan tempat dari najis; menutup aurat; dan menghadap kiblat.

Sayyid Sabiq dalam Fiqih Sunnah menerangkan, hendaklah sebelum tidur berniat untuk bangun sholat tahajud sehingga jika ia tertinggal (tidak bisa bangun), tetap mendapat pahalanya.

Syaikh Wahbah Az Zuhaili dalam Fiqih Islam wa Adilatuhu menjelaskan, sebelum memulai sholat tahajud, disunnahkan untuk memakai siwak. Juga disunnahkan mengawalinya dengan dua rakaat ringan.

Sholat tahajud dikerjakan dua rakaat salam, dua rakaat salam. Para ulama berbeda pendapat mengenai batasan jumlah rakaatnya. Rasulullah terkadang melaksanakan 11 rakaat termasuk witir dan terkadang 13 rakaat termasuk witir.

Secara ringkas, tata caranya sama dengan sholat sunnah dua rakaat pada umumnya, yaitu:

  • Niat
  • Takbiratul ihram, diikuti dengan doa iftitah
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang-panjang.
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Berdiri lagi untuk menunaikan rakaat kedua
  • Membaca surat Al Fatihah
  • Membaca surat atau ayat Al Qur’an. Rasulullah biasa membaca surat yang panjang.
  • Ruku’ dengan tuma’ninah
  • I’tidal dengan tuma’ninah
  • Sujud dengan tuma’ninah
  • Duduk di antara dua sujud dengan tuma’ninah
  • Sujud kedua dengan tuma’ninah
  • Tahiyat akhir dengan tuma’ninah
  • Salam

Demikian diulangi hingga empat kali salam (delapan rakaat). Kemudian berdoa. Dan setelah itu ditutup dengan sholat witir.

Niat

Semua ulama sepakat bahwa tempat niat adalah hati. Melafalkan niat bukanlah suatu syarat. Artinya, tidak harus melafalkan niat. Namun menurut jumhur ulama selain madzhab Maliki, hukumnya sunnah dalam rangka membantu hati menghadirkan niat.

Sedangkan dalam madzhab Maliki, yang terbaik adalah tidak melafalkan niat karena tidak ada contohnya dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam.

Dalam madzhab Syafi’i, niat sholat tahajud dilafalkan sebagai berikut:

niat sholat tahajud
Usholli sunnatat tahajudi rok’ataini lillahi ta’aalaa

“Aku niat sholat sunnah Tahajud dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Doa

Doa setelah sholat tahajud insya Allah dikabulkan oleh-Nya. Terlebih jika dikerjakan di sepertiga malam yang terakhir, waktu paling istijabah untuk berdoa.

يَنْزِلُ رَبُّنَا تَبَارَكَ وَتَعَالَى كُلَّ لَيْلَةٍ إِلَى السَّمَاءِ الدُّنْيَا حِينَ يَبْقَى ثُلُثُ اللَّيْلِ الآخِرُ يَقُولُ مَنْ يَدْعُونِى فَأَسْتَجِيبَ لَهُ مَنْ يَسْأَلُنِى فَأُعْطِيَهُ مَنْ يَسْتَغْفِرُنِى فَأَغْفِرَ لَهُ

“Rabb kita Tabaraka wa Ta’ala turun setiap malam ke langit dunia ketika masih tersisa sepertiga malam terakhir, lalu Dia berfirman: “Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari)

Maka apa pun permintaan seorang hamba, mohonkanlah kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Baik kebutuhan dunia maupun kebutuhan akhirat. Terutama meminta ampun kepada Allah Subhanahhu wa Ta’ala karena bacaan paling utama di sepertiga malam terakhir adalah istighfar. Baca: Bacaan Paling Utama di Waktu Sahur

Semoga kita semua dimudahkan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala untuk membiasakan sholat tahajud serta merasakan kenikmatan sholat malam ini. Semoga Dia juga menganugerahkan kepada kita ridho dan rahmatNya serta menganugerahkan kita keutamaan-keutamaan sholat yang sangat luar biasa ini. [Muchlisin BK/BersamaDakwah]

14 KOMENTAR

  1. Sholat tahajud harus tidur dulu ya? Bagaimana kalau sholat sebelum tidur karena khawatir tidak bisa bangun di akhir malam?

    • Iya. Kalau sholat sebelum tidur tidak disebut tahajud namun tetap termasuk bagian dari qiyamul lail. Karena qiyamul lail bukan hanya tahajud. Bahkan Syaikh Abdurrahman Al Juzairi dalam Fiqih Empat Madzhab menyebutkan, kalaupun seseorang hanya sholat witir satu rakaat setelah isya’, itu sudah termasuk qiyamul lail. Wallahu a’lam bish shawab.

  2. Suka kalau bersamadakwah membahas ibadah seperti sholat tahajud dan sholat dhuha. Kalau kebanyakan politik jadi panas. Maaf ye

    • Terima kasih masukannya. Mohon doanya agar BersamaDakwah semakin banyak konten seperti sholat tahajud ini, dan kalaupun ada berita politik semoga itu mengedukasi umat karena Islam itu syamil mutakamil, menyeluruh dan sempurna. Sebagaimana AL Quran juga mengatur kepemimpinan dan politik.

  3. Seorang pemimpin politik yg tidak tunaikan solat ini TIDAK LAYAK sebagai pemimpin kerana…. dgn solat ini akan meringankan beban tanggungjawabnya. Allah SWT akan sentiasa bantu kpd pemimpin yg jaga solat sunnah ini.

  4. Tuma’ninah apakah yang diam /berhenti anggota badan termasuk mulutnya ? Ataukah hanya anggota badan. Sedangkan mulutnya masih baca2 doa..misalnya doa saat duduk diantara sujud ?
    Mohon penjelasan

  5. Trimakasih atas ulasannya..sy bbrpa kali terbangun u’ tunaikan shlt tahajud tp sbg gantinya sy ga bisa ikut shlt subuh berjamaah di madjid akbt terlambat bangun..adakah solusinya bagi saya???

    • Assalamualikum akh edi
      Solusi terbaik mungkin dengan cara kita atur waktu tahajudnya.
      Misal subuh jam 05.45, nah kita bisa shalat tahajud di jam 04.00
      Setelah shalat bisa di isi dengan amalan2 sprti dzikir,tadarus dll sambil menunggu waktu subuh.

SILAHKAN BERI TANGGAPAN mohon perhatikan kesopanan

Please enter your comment!
Please enter your name here